nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub Tentukan Kuota Taksi Online Sebanyak 83.906 Unit di 12 Provinsi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 19:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 26 320 1850854 kemenhub-tentukan-kuota-taksi-online-sebanyak-83-906-unit-di-12-kota-1UTDIyExw0.jpg Taksi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan aturan untuk menata peredaran taksi online di Indonesia melalu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 tahun 2017. Di mana salah satu yang diatur dalam aturan tersebut adalah mengenai jumlah taksi online yang beroperasi.

Kasubid Angkutan Orang Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya telah menetapkan kuota taksi online sebanyak 83.906 kendaraan. Adapun jumlah tersebut nantinya akan tersebar kepada 12 provinsi di Indonesia.

Kedua belas provinsi tersebut meliputi, Jabodetabek melalu Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur serta Sulawesi Selatan. Selain itu ada juga Kalimantan Timur Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung dan Bengkulu.

Baca Juga: Kemenhub Kekeuh Terapkan Aturan Taksi Online 1 Februari 2018

"Berdasarkan inventarisasi kami di seluruh Indonesia ternyata setelah diterbitkan ada 12 wilayah sudah menetapkan kuota sebesar 83.906 angkutan sewa khusus keseluruhan yang sudah ditetapkan kuota," ujarnya saat ditemui di Hotel Falatehan, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Meskipun sudah ditetapkan lanjut Syafrin, kendaraan yang mengajukan izin tergolong minim. Tercatat dari kuota yang ditentukan baru 9.437 kendaraan yang mengajukan izin.

Dari jumlah tersebut, kendaraan yang mendapatkan izin baru sekitar 1.710 unit kendaraan. Tentunya hal tersebut masih sangat jauh dari jumlah kuota yang ditentukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Ingin Legal, Driver Taksi Online Dukung Permenhub 108

"Yang sudah mengajukan persetujuan kepada provinsi maupun BPTJ tadi itu sebanyak 9.437 jadi dari 83.000 yang sudah mengajukan izin 9.437, dan yang sudah diterbitkan kartu pengawas, baru 1.710 yang memegang kartu pengawasan," jelasnya.

Khusus di DKI Jakarta Direktur Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ Carlo Manik mengatakan baru 878 kendaraan yang mendapatkan izin resmi. Tentunya jumlah tersebut sangat berbanding terbalik dari total kuota Jabodetabek sebanyak 36.000 kendaraan.

"Kuota Jabodetabek sekitar 36.000 tapi total semua kendaraan yang memenuhi syarat dan tercatat di BPTJ baru 878 kendaraan," jelasnya.


Baca Juga: Sudah 15.681 Taksi Online Lakukan Uji KIR

Staf Angkutan Jalan, Rihana mengatakan sejak pemberlakuan aturan taksi online, jumlah kendaraan online yang melakukan uji KIR terus meningkat. Tercatat, saat ini sudah ada sebanyak 15.681 unit kendaraan yang telah dinyatakan lulus uji KIR sejak tahun 2016 lalu.

"Kami melaporkan untuk kegiatan uji KIR untuk angkutan sewa khusus, 25 Januari 2018 yang sudah melakukan uji KIR yang lulus 17.017 unit yang lulus 15.681. Sebelum diberlakukan PM 32 terlebih dahulu izin yang sudah dikeluarkan BPTSP 1.495 unit," jelasnya.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini