nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kawasan Kota Tua Dipercantik Sambut Asian Games 2018

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 29 Januari 2018 11:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 29 470 1851581 kawasan-kota-tua-dipercantik-sambut-asian-games-2018-w2fHFGCGBz.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Penyelenggaraan Asian Games 2018 tinggal hitungan bulan. Persiapan menyeluruh dilakukan Pemprov DKI Jakarta, termasuk mempercantik kawasan heritage Kota Tua, Jakarta Barat.

Gedung atau bangunan tua akan dicat kembali supaya lebih menarik. Museum ditata dan pameran akan ditingkatkan saat pelaksanaan Asian Games pada Agustus mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati mengatakan, persiapan Asian Games gencar dilakukan. Setelah membuka kembali Museum Bahari yang terbakar beberapa waktu lalu, kini percantikan gedung tua dilakukan di Taman Sari yang masuk kawasan Kota Tua. ”Bertahap dulu. Kami ingin semua kelar sebelum Agustus,” ujarnya kemarin.

Baca Juga: 10 Kota Tua Dunia dengan Arsitektur yang Indah dan Unik

Menurut dia, penataan Kota Tua lebih menitikberatkan pada promosi budaya Betawi. Nantinya di Kota Tua para penjaga akan menggunakan kostum jawara Betawi. Kemudian di sekitar Kota Tua akan ditebar ondel-ondel yang menjadi ciri khas Betawi. Terhadap lingkungan penginapan para atlet, pengenalan budaya Jakarta dilakukan di beberapa hotel.

Ondel-ondel ditempatkan di pintu menuju lobi, sementara minuman selamat datang diisi dengan bir pletok. Untuk pegawai di hotel dan tempat-tempat lain, dia berencana mewajibkan industri wisata mengenakan kebaya dan baju pangsi khas Betawi.

Baca Juga: Kota Hantu Ini Dijual Rp25,26 Miliar, Tertarik?

”Kami juga memesan suvenir-suvenir menarik untuk tamu manca negara,” kata Tinia. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap gelaran olahraga terbesar di Asia ini dapat mendongkrak pariwisata di Jakarta. Dia optimistis jumlah wisatawan di Jakarta meningkat selama pelaksanaan Asian Games. Terlebih visa wisatawan dari luar negeri akan diperpanjang dari dua minggu menjadi satu bulan.

”Destinasi wisata seperti Kota Tua dan Kepulauan Seribu dapat menarik lebih banyak lagi kunjungan berbasis sport tourism,” ujar Sandi. Tidak hanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang berbenah, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI juga melakukan hal serupa.

Untuk membantu mengantisipasi kecurangan, Dinkes akan menyiapkan laboratorium doping yang disebar di berbagai venue pertandingan. Pemeriksaan bakal dilakukan terhadap atlet-atlet yang berlaga.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini