nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Menguat Sambut Keputusan The Fed Tahan Suku Bunga

ant, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 07:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 01 278 1853026 wall-street-menguat-sambut-keputusan-the-fed-tahan-suku-bunga-eyLgZlwSiJ.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

NEW YORK - Saham-saham Wall Street diperdagangkan lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB). Bursa saham AS rebound dari aksi jual dua hari, karena laporan laba perusahaan-perusahaan terus mengalahkan ekspektasi pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 72,50 poin atau 0,28% menjadi berakhir di 26.149,39 poin. Indeks S&P 500 meningkat 1,38 poin atau 0,05% menjadi ditutup di 2.823,81 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 9,00 poin atau 0,12% menjadi berakhir di 7.411,48 poin.

Baca Juga: Wall Street Turun Imbas Jatuhnya Saham Kesehatan

Musim laporan laba perusahaan-perusahaan sejauh ini positif. Dari perusahaan-perusahaan komponen S&P 500 yang telah melaporkan kinerja keuangannya, 80% telah membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan, sementara 81% membukukan pendapatan yang mengalahkan perkiraan, menurut Thomson Reuters.

Saham Boeing meningkat 4,95% menjadi USD354,41 per saham, setelah perusahaan tersebut melaporkan hasil kuartal keempat yang kuat. Raksasa kedirgantaraan tersebut melaporkan pendapatan kuartal keempat sebesar USD25,37 miliar, lebih tinggi dari perkiraan USD24,69 miliar.

Baca Juga: Wall Street Anjlok Imbas Tertekannya Saham di Sektor Kesehatan

Federal Reserve AS mempertahankan target suku bunga acuan tidak berubah pada 1,25% sampai 1,5% setelah pertemuan dua hari, sementara memberikan penilaian positif terhadap pertumbuhan ekonomi AS baru-baru ini.

"Kenaikan dalam lapangan pekerjaan, pengeluaran rumah tangga, dan bisnis investasi tetap telah menguat, serta tingkat pengangguran tetap rendah," tulis Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan the Fed dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Wall Street Turun Diserang Aksi Ambil Untung

The Fed juga memperkirakan inflasi AS pada basis 12 bulan bergerak naik tahun ini dan menjadi stabil di sekitar target bank sentral 2,0% dalam jangka menengah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini