nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menpar: Mentawai Paling Potensial Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

ant, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 20:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 07 320 1856301 menpar-mentawai-paling-potensial-jadi-kawasan-ekonomi-khusus-cRjfUS0Gf5.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PADANG - Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya menilai Kepulauan Mentawai paling potensial untuk dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumatera Barat karena telah memiliki hamparan lahan yang memenuhi syarat.

Berdasarkan data, lahan yang tersedia di Mentawai mencapai 2.600 hektare dan telah dibebaskan. Ini mencukupi untuk KEK, kata dia di Padang, Rabu (7/2/2018).

Dia menyebutkan itu usai menghadiri seminar nasional pariwisata dalam rangka Hari Pers Nasional 2018. Menurutnya, data itu akan segera di verifikasi ke lapangan untuk memastikan lahan benar-benar tersedia dan sudah bebas.

Baca Juga: Pelabuhan Pulau Baai Segera Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus

Jika lahan memang sudah ada, menurutnya tidak akan sulit merealisasikan kawasan itu menjadi KEK, karena potensi wisata Mentawai juga sangat mendukung. Modal terbesar yang dimiliki Mentawai adalah keindahan pantai dan jenis ombak yang diminati oleh peselancar dari seluruh dunia.

Pantai Kuta sebagai lokasi surfing, telah membawa Bali secara keseluruhan dikenal dunia. Begitu pula Pantai Plekung atau G Land Banyuwangi juga dikenal karena lokasi surfingnya. Mentawai pasti juga bisa, ujarnya.

Dia menambahkan jika KEK telah terbentuk, biasanya destinasi wisata lain di provinsi itu juga akan terpacu untuk menyiapkan diri menjadi KEK.

Baca Juga: Pembangunan KEK Sumsel Ditaksir Butuh Biaya Rp45 Triliun

Contohnya di Bangka Belitung. Setelah Tanjung Kelayang ditetapkan jadi KEK, dua destinasi lain juga tertarik dan telah diusulkan menjadi KEK yaitu Tanjung Gunung dan Sungai Liat.

Sumatera Barat punya destinasi wisata yang lengkap, sayang kalau hanya satu KEK. Minimal dua KEK. Tetapi perlu komitmen untuk melaksanakannya, kata dia. Sumatera Barat sebelumnya mengusulkan Kawasan Wisata Bahari Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan menjadi KEK, namun belum terealisasi.

Baca Juga: KEK Tanjung Api-Api Diminati 12 Investor

Kawasan yang dijuluki Raja Ampat Sumatera itu terkendala pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk KEK, minimal 400 hektare. Kemudian, Mentawai mengajukan diri menjadi KEK dengan kepastian telah menyediakan lahan 2.600 hektar.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan dari 18 persyaratan untuk pengajuan KEK, hanya tinggal persyaratan Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal) yang harus dipenuhi Mentawai.

(kmj)

Berita Terkait

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini