Image

Industri Manufaktur Indonesia Terbesar di ASEAN

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 10:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 12 320 1858169 industri-manufaktur-indonesia-terbesar-di-asean-JugsLjRQgJ.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA - Indonesia dinilai sudah menjadi basis produksi industri manufaktur terbesar di ASEAN. Hal ini seiring upaya pemerintah yang ingin mentransformasi ekonomi agar fokus terhadap pengembangan industri pengolahan nonmigas.

”Jadi, kita telah menggeser dari commodity based ke manufactured based,” tegas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Baca Juga: Pertumbuhan Nilai Tambah Manufaktur Indonesia Tertinggi di ASEAN

Airlangga menegaskan, manufaktur menjadi kunci penting guna memacu perekonomian nasional karena lebih produktif dan memberikan efek berantai yang luas. Menurutnya, industri mampu meningkatkan nilai tam bah bahan baku dalam negeri, menyerap banyak tenaga kerja, menghasilkan devisa dari ekspor, serta menyumbang terbesar pajak dan cukai.

”Jangan sampai kita terus mengekspor sumber daya alam mentah kita tanpa pengolahan,” katanya.

Baca Juga: Menperin: Manufaktur Kita Lebih Tinggi dari ASEAN

Apabila dilihat dari sisi pertumbuhan manufacturing value added (MVA), Indonesia menempati posisi tertinggi di antara negara-negara di ASEAN. MVA Indonesia mampu mencapai 4,84%, sedangkan di ASEAN berkisar 4,5%. Di tingkat global, Indonesia saat ini berada di peringkat ke sembilan dunia.

”Ekonomi Indonesia berbeda dengan negara ASEAN yang lain di sebabkan sekarang Indonesia sudah masuk dalam one trillion dollar club,” jelas Airlangga.

Baca Juga: Produksi Industri Manufaktur Tumbuh 4,74% di 2017

Untuk itu, pemerintah menitikberatkan pada pendekatan rantai pasok industri nasional agar lebih berdaya saing di tingkat domestik, regional, dan global. Langkah pemerintah Indonesia yang sedang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan menggenjot sektor industri manufaktur juga dilakukan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam.

”Bahkan, beberapa negara ASEAN sudah membuat roadmap Industry 4.0. Kita juga catching up di era ekonomi digital ini,” imbuhnya.

(Rakhmat Baihaqi/Okezone)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini