nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI: Suku Bunga Deposito dan Kredit Sudah Turun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 17:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 15 320 1860200 gubernur-bi-suku-bunga-deposito-dan-kredit-sudah-turun-sONGWhfdii.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, kondisi sistem keuangan tetap stabil di tengah intermediasi perbankan yang belum kuat.

Terjaganya stabilitas sistem keuangan tercermin pada rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan yang cukup tinggi mencapai 23,0% dan rasio likuiditas (AL/DPK) sebesar 21,5% pada Desember 2017.

 Baca juga: Menanti Suku Bunga Kredit Single Digit

Sementara itu, sejalan dengan upaya penguatan manajemen risiko kredit perbankan yang baik, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) menurun menjadi 2,6% (gross) atau 1,2% (net) pada akhir 2017.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial melalui jalur suku bunga terus berlangsung.

"Selama periode Januari-Desember 2017, suku bunga deposito dan kredit terus menurun masing-masing sebesar 65 bps dan 74 bps," kata Agus di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

 Baca juga: Perbankan Baru Turunkan Bunga Kredit 153 Basis Poin

Meski demikian, transmisi melalui jalur kredit masih belum optimal sejalan dengan permintaan kredit yang belum tinggi dan perilaku bank yang masih selektif dalam memberikan kredit baru. Pertumbuhan kredit 2017 tercatat sebesar 8,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan tahun sebelumnya sebesar 7,9% (yoy).

Agus menambahkan, di tengah pertumbuhan kredit yang masih terbatas, pembiayaan ekonomi melalui pasar modal, seperti penerbitan saham (IPO dan rights issue), obligasi korporasi, dan medium term notes (MTN) terus mengalami peningkatan sebesar 29,8% pada 2017, sejalan dengan program pendalaman pasar keuangan. Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada 2017 tercatat 9,4% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai 9,6% (yoy).

 Baca juga: OJK Beberkan Pertumbuhan Kredit 2017 Tak Capai Target

Dengan perbaikan ekonomi dan kemajuan program konsolidasi korporasi dan perbankan, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan Kredit dan DPK akan lebih baik pada 2018, masing-masing dalam kisaran 10,0%-12,0% (yoy) dan 9,0%-11,0% (yoy).

"Ke depan, dalam rangka mengoptimalkan transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial, Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini