nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub Reaktivasi Jalur Kereta Yogyakarta-Magelang yang Tertidur 40 Tahun

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 21:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 15 320 1860317 kemenhub-reaktivasi-jalur-kereta-yogyakarta-magelang-yang-tertidur-40-tahun-BXEHo95TeM.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tengah mengkaji kemungkinan pengaktifan kembali jalur kereta Yogyakarta-Magelang yang telah berhenti beroperasi sejak 1978. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri saat Konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan sore ini.

Menurutnya, rencana pengaktifan kembali (re-aktivasi) jalur kereta api dari Yogyakarta menuju Magelang bertujuan untuk mempermudah akses wisatawan saat berkunjung menuju objek wisata Candi Borobudur. Karena selama ini, akses Borobudur hanya melalui jalur darat dan membutuhkan waktu dan jarak tempuh yang tidak sedikit.

"Kalau reaktivasi memang kita sedang melakukan kajian dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY Yogyakarta sudah membuat alternatif ada tugas alternatif salah satunya ya mengakses kembali," ujarnya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Dalam pembahasan tersebut lanjut Zulfikri, pihaknya tengah membahas untung dan ruginya dari pengaktifan kembali jalur KA Yogyakarta-Magelang. Pasalnya sangat sulit untuk membebaskan lahan yang sudah di nonaktifkan karena membutuhkan dana yang tidak sedikit.

"Jadi kita kaji apa untung ruginya . Menghidupkan atau mengaktivasi kembali memang jadi lebih dekat. Tapi membebaskan lahan tersebut itu problem kita," jelasnya

Sebagai informasi, seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan untuk memacu reaktivasi tersebut dirinya mengecek langsung sejumlah titik lokasi perlintasan KA yang ada saat ini serta alternatif titik perlintasan KA Yogyakarta-Magelang.

Dalam peninjauannya tersebut, Budi Karya didampingi Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono dan Dirut PT KAI Edi Sukmoro.

Menhub Budi Karya menyatakan bahwa reaktivasi jalur lintas KA Yogyakarta-Magelang akan dilanjut sampai ke Borobudur. Hal itu dilakukan untuk lebih mendorong kunjungan wisatawan khususnya ke Candi Borobudur di Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Karena menurutnya, Candi Borobudur di Jawa Tengah termasuk dalam titik destinasi wisata yang diutamakan selain Danau Toba di Sumatra Utara dan Mandalika di Lombok. Akan tetapi persoalan aksesibilitas transportasi menjadi suatu kendala yang dihadapi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur.

Selain reaktivasi jalur Yogyakarta Magelang, ke depan Solo-Jogja-Borobudur akan diintegrasikan dengan Semarang yang memiliki wisata bahari. Akan tetapi, menurut dia upaya reaktivasi perlintasan KA Yogyakarta-Magelang ini menjadi persoalan yang tidak mudah.

Hal ini karena adanya bangunan-bangunan yang telah berdiri dan menjadi tempat tinggal masyarakat. Menurutnya, jika rencana rekativasi ini dilanjutkan akan menimbulkan persoalan finansial dan sosial yang berat di masyarakat.

Pada tahun 2009, Kementerian Perhubungan telah melakukan studi kelayakan guna menghidupkan kembali jalan KA lintas Yogyakarta-Magelang.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini