JAKARTA - Kementerian Perdagangan akan membuat sebuah platform untuk mewadahi semua Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di data pemerintah.
Langkah ini akan dilakukan bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sehingga nantinya para pelaku IKM dan UKM bisa berjualan secara online (e-commerce).
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, hal ini dilakukan usai bertemu dengan para toko online (marketplace) di kantornya. Dalam pertemuan ini, Enggar mendapatkan masukan agar pemerintah membuat suatu wadah untuk menampung IKM dan UKM sehingga memudahkan para toko online memilih pelaku usaha yang diinginkan.
"Ada beberapa hal yang saya minta masukan dari mereka dari stakeholder pelaku, hal yang dianggap perlu. Mereka minta semacam database tapi kita tidak perlu satukan semua, nanti dari masing masing rekan Kementerian, Dinas Daerah, sampaikan daftar dengan kriterai dan parameter yang telah ditetapkan," ungkap Enggar di kantornya, Jakarta, Kamis (22/2/2018).
Baca juga: Mendag Sebut Blibli Akui 90% Produknya Masih Barang Asing
Enggar menjelaskan, saat ini belum ada kriteria yang akan ditetapkan pemerintah karena baru akan dilakukan. Namun, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan marketplace seperti iDEA, Tokopedia, Lazada hingga Shopee untuk memberikan masukan syarat bagi IKM dan UKM untuk bisa masuk di platform mereka. Dari syarat ini yang sarankan maka akan disaring oleh Kemendag.
"Nanti kita minta iDEA koordinasi, apa sih persayaratannya, jangan modal karena pasti rendah tapi mengenai produknya, apakah mereka sudah melalui proses apa dan berapa produksi dihasilkan dari masing masing daerah. Sesudah itu daftar seluruh propduik kami akan buat platformn sendiri supaya netral. Nanti dibuat seperti itu," jelasnya.
Baca juga: Menperin Usulkan PPh Final E-Commerce 0,5%
Mantan Ketua Umum REI ini mengatakan, platform ini akan mempermudah IKM dan UKM menjual produknya. Pasalnya para marketplace akan memilih pelaku usaha untuk masuk di toko mereka melalui website yang dibuat oleh pemerintah karena sudah sesuai dengan syarat yang diajukan.
"Marketplace bisa akses atas produk UKM dan IKM yang terakreditasi. Nanti secara bertahap bertambah, karena ada beberapa catatan lain seperti mereka belum melek teknologi, belum siap. Kita pun akan buat bersama Kominfo. Menteri Kominfo (Rudiantara), dia sangat peduli, sedia bersama sama, akan bantu agar IKM dan UKM lebih siap dengan teknologi dan supaya tidak tertinggal," tukas dia.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.