JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku optimis proyek-proyek infrastruktur yang berkaitan dengan Asian Games 2018 akan selesai tepat waktu.
"Secara keseluruhan, proyek-proyek infrastruktur itu sudah berjalan sesuai dengan rencana dan dipastikan bisa selesai sebelum dimulainya Asian Games," kata Saefullah di Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Salah satu proyek tersebut, menurut dia, yakni progres pembangunan sarana transportasi masal ringan berbasis rel atau Light Rail Transit (LRT) yang sudah mencapai 63%.
"Sampai dengan saat ini, progres pembangunan LRT untuk Asian Games itu sudah mencapai 63%. Diharapkan, pada Juli 2018 sudah mencapai 95%, sehingga pada Agustus 2018 sudah bisa dioperasikan," ujar Saefullah.
Baca Juga: Tak Hanya Kontraktor, Konsultan Proyek Infrastruktur Juga Dievaluasi
Dia menuturkan, progres pembangunan arena pacuan kuda atau Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) di Jakarta Timur sudah mencapai 90%.
"Progres pembangunan JIEPP saat ini sudah mencapai 90% dan masuk tahap finishing. Progresnya itu sama dengan Velodrome. Jadi, sejauh ini pembangunan sarana-sarana itu terus berjalan dengan baik," tutur Saefullah.
Sementara itu, di sisi lain, dia meminta agar kontraktor yang mengerjakan pembangunan venue Asian Games juga merapikan dan menata lingkungan yang berada diluar venue, sehingga nampak bersih, nyaman dan indah.
"Memang kewenangan Pemprov DKI Jakarta adalah merapikan lingkungan di sekitar venue dan wisma atlet. Namun kami tetap meminta supaya pengerjaannya tidak dilakukan dengan tergesa-gesa, sehingga hasilnya maksimal," ungkap Saefullah.
Baca Juga: Moratorium Pembangunan Infrastruktur Elevated, Ini Daftar Lengkapnya
Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk seluruh pengerjaan proyek layang (elevated) diberhentikan sementara. Tercatat ada 32 proyek jalan tol dan 4 proyek kereta yang dihentikan.
Direktur Jenderal Bina Konstruksi sekaligus Ketua Komite Keselamatan Konstruksi Syarif Burhanuddin mengatakan, konsultan proyek menjadi salah satu yang akan dievaluasi.
Beradasarkan evaluasi yang dilakukan, belum diketahui apakah ada rekomendasi untuk sanksi kepada konsultan atau seperti apa. Akan tetapi, sudah dipastikan bahwa konsultan juga pengguna jasanya semua jadi kesatuan yang wajib diperiksa.
Dia menerangkan, dalam evaluasi konsultan ada perbedaan prosesnya, karena setiap kontraktor ada konsultan masing-masing. Selain itu, mekanisme memilih konsultan pun beberda.
Berikut 32 proyek jalan tol yang dihentikan sementara :
1. PT Hutama Karya (Jalan Tol Trans Sumatera)
2. PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu)
3. PT Sriwijaya Markmore Persada (Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung)
4. PT Waskita Bumi Wira (Jalan Tol Krian - Legundi - Bunder)
5. PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (Jalan Tol Cibitung - Cilincing)
6. PT Cimanggis Cibitung Tollways (Jalan Tol Cimanggis - Cibitung)
7. PT Cinere Serpong Jaya (Jalan Tol Cinere - Serpong)
8. PT Citra Karya Jabar Tol (Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuhan)
9. PT Citra Wasphuttowa (Jalan Tol Depok - Antasari)
10. PT Jakarta Tollroad Development (6 Ruas Tol Dalam Kota DKI Jakarta)
11. PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (Jalan Tol Balikpapan - Samarinda)
12. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated)
13. PT Jasamarga Japek Selatan (Jalan Tol Jakarta - Cikampek Selatan)
14. PT Jasamarga Kualanamu Tol (Jalan Tol Medan Kualanamu Tebingtinggi)
15. PT Jasamarga Manado Bitung (Jalan Tol Manado - Bitung)
16. PT Jasamarga Pandaan Malang (Jalan Tol Pandaan - Malang)
17. PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi)
18. PT Jasamarga Semarang Batang (Jalan Tol Batang - Semarang)
19. PT Marga Harjaya Infrastruktur (Jalan Tol Kertosono - Mojokerto)
20. PT Jasa Marga Kunciran Cengkareng (Jalan Tol Kunciran - Cengkareng)
21. PT Marga Sarana Jabar (Jalan Tol Bogor Ring Road)
22. PT Marga Trans Nusantara (Jalan Tol Kunciran - Serpong)
23. PT Ngawi Kertosono Jaya (Jalan Tol Ngawi - Kertosono)
24. PT Pejagan Pemalang Toll Road (Jalan Tol Pejagan - Pemalang)
25. PT Pemalang Batang Toll Road (Jalan Tol Pemalang - Batang)
26. PT Solo Ngawi Jaya (Jalan Tol Solo - Ngawi)
27. PT Trans Bumi Serbaraja (Jalan Tol Serpong - Balaraja)
28. PT Trans Jabar Tol (Jalan Tol Ciawi - Sukabumi)
29. PT Transjawa Paspro Jalan Tol (Jalan Tol Pasuruan - Probolinggo)
30. PT Translingkar Kita Jaya (Jalan Tol Cinere - Jagorawi)
31. PT Transmarga Jatim Pasuruan (Jalan Tol Gempol - Pasuruan)
32. PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Jalan Tol Serang - Panimbang).
Berikut 4 proyek kereta yang dihentikan:
1. Pembangunan LRT Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi (PT Adhi Karya (Persero) Tbk)
2. Pembangunan LRT Palembang )PT Waskita Karya (Persero) Tbk)
3. Pembangunan LRT Velodrome – Kelapa Gading (PT Wijaya Karya (Persero) Tbk)
4. Pembangunan Double Double Track Manggarai - Jatinegara (PT Hutama Karya).
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.