nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Mixed di Tengah Kekhawatiran Naiknya Fed Rate

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 21:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 28 278 1866214 wall-street-dibuka-mixed-di-tengah-kekhawatiran-naiknya-fed-rate-oePlvSa2TK.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka mixed pada pembukaan perdagangan Rabu. Hal ini dikarenakan kekhawatiran kenaikan suku bunga dan dampaknya terhadap pasar saham menjadi dominan.

Sementara itu, penurunan bulanan untuk S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) akan menjadi penurunan pertama sejak Maret 2017.

Sebelumnya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell, dalam kesaksian debutnya ke Kongres pada hari Rabu, memberikan signal hawkish, di mana mencatat inflasi telah meningkat sejak Desember dan berjanji untuk mencegah panasnya perekonomian.

Hal itu mendorong para pedagang memprediksi meningkatnya peluang the Fed menambah kenaikan suku bunga lainnya di luar tiga yang diperkirakan tahun ini.

Saham dunia juga bersiap untuk mencatat rekor beruntun 15 bulan beruntun karena data mengindikasikan perlambatan manufaktur China dan output industri Jepang.

Sebuah analisis menunjukkan, investor global mengurangi eksposur ekuitas mereka ke level terendah dalam tiga bulan di Februari, meskipun sebagian besar masih mengharapkan saham untuk menguji tingkat tinggi baru meskipun imbal hasil obligasi meningkat.

Mengutip laman reuters, New York, Rabu (28/2/2018), Dow Jones dibuka naik tipis 8 poin, sedangkan S&P 500 tergelincir 0,5 poin. Namun, Nasdaq berhasil menguat tipis 0,5 poin.

Departemen Perdagangan AS berencana untuk merilis perkiraan revisi kedua dari produk domestik bruto kuartal keempat pada pukul 8:30 am ET. Perekonomian kemungkinan akan meluas pada tingkat tahunan 2,5 persen, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 2,6%.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini