"Mereka datang kemari untuk melihat progresnya. Tadi yang dibicarakan soal tanah, izin-izin lain ya gitu-gitu aja," ucapnya.
Dari hasil tinjauan tersebut lanjut Luhut, nantinya delegasi dari China Railways akan datang kembali ke kantornya pada hari Jumat pecan ini. Kedatangannya pada hari Jumat adalah untuk mengevaluasi mengenai pencairan dana pinjaman dari proyek tersebut.
"Nanti hari Jumat kembali kesini lagi evaluasi soal dana dan lain-lain. Pencairan dana sebentar lagi kita selesaikan," kata Luhut.
Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mangkrak dan Membengkak
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Dwi Windarto mengatakan, saat ini dana investasi proyek dari Kereta cepat Jakarta Bandung tersebut diperkirakan menjadi USD6,071 miliar atau sekitar Rp81,9 triliun (mengacu kurs rupiah Rp13.500 per USD). Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari nilai investasi sebelumnya yang hanya sekitar USD5,988 miliar atau sekitar Rp80,86 triliun.