Baca Juga: Presiden Minta Perum Bulog Percepat Salurkan Rastra, Target hingga April 400.000 Ton
"Untuk yang dari Thailand sudah ada di gudang kita. Sementara kita simpan sebagai stok. Penyalurannya nanti tergantung instruksi dari pemerintah. Begitu juga dengan beras asal India ini," imbuh dia.
Sejauh ini, kata Benhur, belum ada pemberitahuan dari pemerintah akan kembali datangnya kapal pembawa beras impor. Meski begitu ia mengaku pihaknya siap menjalankan instruksi pemerintah jika Sumut kembali mendapatkan beras impor.
"Sejauh ini belum ada lagi. Baru ini saja. Kita pada dasarnya siap kalau diinstruksikan pemerintah,"tukasnya.
Keberadaan beras impor di Sumut, sebenarnya mendapatkan penolakan, khususnya dari petani. Hal itu karena produksi padi di Sumut sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan warganya.