Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hasil Riset Air Aqua Mengandung Partikel Plastik, Danone Waters: Metodologi Pengujian Masih Belum Jelas

Fakhri Rezy , Jurnalis-Kamis, 15 Maret 2018 |20:54 WIB
Hasil Riset Air Aqua Mengandung Partikel Plastik, Danone Waters: Metodologi Pengujian Masih Belum Jelas
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Botol air kemasan dari perusahaan ternama dunia terkontaminasi partikel plastik berukuran mikro yang diduga merembes ketika proses pengemasan. Salah satunya dari Indonesia.

Hal tersebut merupakan hasil penelitian yang dirilis Orb Media, lembaga non-profit yang berbasis di Amerika Serikat. Penelitian yang membuktikan "kontaminasi dalam skala luas" tersebut dilakukan di sembilan negara, yakni Indonesia, Brazil, China, India, Kenya, Libanon, Mexico, Thailand dan Amerika Serikat.

Baca juga: Air Aqua dan Nestle Mengandung Partikel Plastik

Menanggapi studi yang dikirimkan oleh Media Orb, air minum Aqua yang merupakan produk dari Danone Water langsung memberikan pernyataan tertulisnya.

"Danone Waters tidak dalam posisi untuk berkomentar karena beberapa aspek dari metodologi pengujian yang digunakan masih belum jelas dan tidak ada bukti perbedaan statistik signifikan yang bisa digunakan sebagai pembanding terhadap angka acuan (nol)," ujar keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Secara umum, data mengenai topik ini masih sangatlah terbatas dan kesimpulan yang diambil berbeda secara dramatis dari satu penelitian ke penelitian lainnya. Sebagai contoh, penelitian yang baru diterbitkan dalam jurnal Water Research bulan Februari 2018 menyimpulkan bahwa tidak ada jumlah mikroplastik yang relevan secara statistik yang dapat ditemukan di dalam air yang dikemas menggunakan botol plastik tunggal.

"Sumber air yang digunakan Danone Waters terlindungi secara alami dan geologis dan terjaga dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement