Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Phil Knight, Pendiri Nike yang Populerkan Sepatu Jepang di Amerika

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Sabtu, 17 Maret 2018 |18:02 WIB
Phil Knight, Pendiri Nike yang Populerkan Sepatu Jepang di Amerika
Phill Knight. (Foto: Reuters)
A
A
A

Sebagai mantan atlet, Knight bercita-cita merancang produk yang akan digunakan atlit top dunia. Dia membuat kenalan dengan atlet trek Olimpiade, seperti pelari jarak jauh Steve Prefontaine, dengan harapan dia akan mempengaruhi orang lain untuk mencoba produknya. Model sepatu Nike, Cortez, memulai debutnya pada uji coba Olimpiade 1972 dan terbukti sangat menguntungkan.

Keuntungan perusahaan tumbuh tinggi selama tahun-tahun berikutnya, dan pada tahun 1980 Nike telah merebut setengah dari pasar sepatu atletik. Knight menawarkan kesepakatan dukungan untuk superstar tenis John McEnroe, dan ini terbukti menjadi salah satu langkah pemasaran terbaiknya.

Setelah McEnroe mulai memakai model Nike tertentu, penjualan model itu melonjak di bulan-bulan yang akan datang. Nike melihat pertumbuhan yang stabil sepanjang 1980an dan 1990an.

Ketenaran perusahaan yang meningkat memungkinkan Knight untuk bersaing dengan olahragawan terkenal di dunia seperti Michael Jordan, Andre Agassi, Charles Barkley, dan Tiger Woods untuk mendapatkan dukungan.

Pada 1990-an, Nike memperluas bisnisnya dan bercabang menjadi pakaian hoki, golf, dan sepak bola. Strategi ekspansi agresif mereka terbayar dan perusahaan menikmati lebih dari USD10 miliar dalam penjualan tahunan sebelum tahun 1999.

Knight Knight mengundurkan diri sebagai CEO Nike pada November 2004 meskipun dia melanjutkan sebagai ketua dewan pengurus. Dia mengumumkan pada Juni 2015 bahwa dia mengundurkan diri sebagai ketua perusahaan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement