7 Tips Jadi Tenaga Sales Handal

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 24 Maret 2018 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 23 320 1877204 7-tips-jadi-tenaga-sales-handal-xci2JQqFA0.jpg Ilustrasi: Shutterstock

5. Kenali klien Anda

Keterampilan yang tidak kalah pentingnya adalah mengenali klien Anda. Dalam penjualan, Anda harus berpikir bagaimana mengenali klien Anda sebagai pembeli potensial. 

Untuk memuluskan jalan Anda, bisa dengan mengumpulkan informasi terkait klien, seperti pekerjaan, keberhasilan, dan tantangan yang sedang mereka hadapi. 

Berbicara kepada klien tanpa mengetahui latar belakang mereka ibarat Anda sedang mengikuti wawancara pekerjaan akan tetapi Anda tidak mengetahui pekerjaan yang Anda lamar. Persiapan juga perlu dilakukan ketika Anda berbicara lewat sambungan telepon. 

6. Bangun komunikasi 

Sales adalah tentang komunikasi, baik kepada tim, atasan dan klien. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun komunikasi yang baik dengan mereka. 

Bermula dari tata cara pengiriman email. Jika Anda mengirim email usahakan dengan bahasa yang simple, mudah dimengerti dan to the point. Perhatikan juga tatanan bahasa Anda dalam mengirim email, meskipun itu hanya kepada rekan kantor. 

Komunikasi dengan klien tidak kalah pentingnya. Meskipun terbilang cara lama, akan tetap komunikasi lewat telepon masih menjadi pilhan terbaik untuk menjalin kerjasama dengan mereka. 

Utarakan maksud Anda dengan tutur bahasa yang baik. Hindari percakapan yang terdengar seperti sales, Anda bisa berbicara dengan klien seperti rekan kerja alih - alih sbegai sales.

7. Miliki rasa keingintahuan

Memulai karier sebagai sales ibarat mulai menyelam pertama kali. Tiba-tiba Anda berada dalam kondisi dan suasana baru di sekitar Anda. 

Tentunya, kecemasan mewakili perasaan Anda. Sayangnya, Anda harus membuang jauh-jauh perasaan cemas tersebut, sebab dapat mengganggu kinerja Anda. 

Mulailah untuk mengubah mindset Anda dari kecemasan kepada rasa ingin tahu. Jika Anda cemas akan masa depan seperti klien yang akan Anda hadapi, maka ubahlah rasa cemas tersebut dengan rasa ingin tahu klien Anda.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini