Share

Efek Ritel Online, Penjualan Ramayana Turun Tipis Jadi Rp8,1 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Okezone · Rabu 28 Maret 2018 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 28 278 1879276 efek-ritel-online-penjualan-ramayana-turun-tipis-jadi-rp8-1-triliun-FdsdLvQM2L.jpg Foto: Penjualan Ramayana Turun (Okezone)

JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan penjualan kotor 2017 sebesar Rp8,1 triliun atau turun 1,1% dibanding 2016.

Dari penjualan tersebut, perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp5,6 triliun. Same store sales growth (SSSG) menurun 1,2% dan laba bersih tercatat sebesar Rp406,6 miliar atau turun 0,5% dari laba bersih di tahun 2016.

Untuk tahun ini, Ramayana optimistis mampu mencatat penjualan diangka Rp8,3 triliun-8,4 triliun atau tumbuh hingga 3,4% dibandingkan realisasi penjualan di akhir 2017 yang mencapai Rp8,1 triliun.

"Target penjualan kami di tahun ini sekitar Rp8,3-8,4 triliun, kami optimistis karena hingga kuartal I-2018 angkanya bagus, di atas ekspektasi," kata Head of Investor Relations Ramayana Lestari Sentosa Aloysius Santosa dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

 Baca Juga: Tutup 8 Gerai Supermarket, Begini Alasan Ramayana

Menurut dia, proyeksi total penjualan di kuartal I-2018 yaitu sebesar Rp1,49 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 0,7% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari target tersebut, penjualan department store diproyeksi tumbuh 10%, dengan total gross margin tumbuh 10%.

Meski demikian, dalam tiga bulan pertama di 2018 penjualan supermarket diperkirakan turun 20%. Menurut dia, Ramayana secara bertahap akan menutup sejumlah gerai supermarketnya. Pada tahun lalu perseroan telah menutup 16 gerai supermarket, sehingga saat ini totalnya mencapai 87 gerai supermarket.

"Setelah tutup 16 gerai supermarket sepanjang tahun lalu, biaya operasional kita turun 20%, yang tadinya kerugian Rp70 miliar menjadi Rp20 miliar, saat ini tersisa 87 supermarket nanti dievaluasi mana yang menghasilkan profit dan tidak," paparnya.

Baca Juga:

Ramayana: E-Commerce Bukan Biang Keladi Anjloknya Penjualan Retail

Anggarkan Rp242 Miliar, Ramayana Lestari Sebar Dividen Rp36/Saham

Untuk ekspansi pada tahun ini, kata Aloysius, perseroan berencana menambah tiga gerai department store pada kuartal I-2018 ini. Alokasi belanja modal yang dibutuhkan untuk menambah tiga gerai tersebut sekitar Rp150 miliar-175 miliar.

"Sedangkan total capex tahun ini sekitar Rp300 miliar, itu diantaranya untuk menambah gerai baru, lalu ada transformasi di 20 gerai lain dan juga untuk maintenance," pungkasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini