JAKARTA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai implementasi agenda pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs), berisi 17 tujuan dan 169 target di Indonesia tidaklah mudah.
"Negara sekompleks kita tidak mudah untuk banyak sekali indikator seperti angka kematian ibu saat melahirkan dan sebagainya," ujar Bambang saat ditemui usai Seminar on Sustainable Development Goals (SDGs) di Jakarta, Senin (2/4/2018).
Menurut Bambang, pemerintah saat ini fokus memperbaiki indikator-indikator yang pada Millenium Development Goals (MDGs) belum terpenuhi secara optimal seperti angka kematian bayi dan prevalensi HIV AIDS yang masih tinggi.
"Termasuk juga tingkat keterbukaan ekonomi ekspor plus impor kita per GDP masih di bawah standar global. Jadi kita fokuskan itu, di samping kita persiapkan untuk 17 goals dalam SDGs," ujar Bambang.
Peringkat Indonesia yang ditunjukkan melalui Indeks SDG turun dari urutan ke-98 dari 149 negara pada 2016 menjadi peringkat ke-100 dari 157 negara pada 2017.