Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lepas 150 Juta Saham Lewat IPO, Indah Prakasa Incar Dana Rp41,40 Miliar

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |17:03 WIB
Lepas 150 Juta Saham Lewat IPO, Indah Prakasa Incar Dana Rp41,40 Miliar
PT Indah Prakasa Sentosa melepas 150 juta saham ke publik (foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan perdagangan, transportasi, dan jasa logistik terpadu, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (Inprase) menetapkan harga penawaran saham perusahaan sebesar Rp276 dan nilai nominal saham Rp100. Mengutip laman di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kemarin, disebutkan perusahaan akan melepas 150 juta saham. Dengan demikian, perusahaan mengincar dana IPO sebesar Rp41,40 miliar.

Sebagai catatan, Inprase sebelumnya menetapkan harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) kisaran harga Rp240-Rp290 per saham. Rencananya, perusahaan akan melepas sebanyak-banyaknya 200 juta saham atau setara dengan 28,57% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan bidikan dana sekitar Rp48 miliar sampai Rp58 miliar.

Perusahaan menunjuk PT Investindo Nusantara Sekuritas dan PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Serta menunjuk PT Panca Global Sekuritas dan PT Binaartha Sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Disebutkan masa penawaran umum berlangsung pada 2-3 April 2018. Tanggal penjatahan, pengembalian uang pemesanan, dan distribusi saham secara elektronik dilakukan pada 5 April 2018. Sedangkan tanggal pencatatan di BEI pada 6 April 2018.

Sebelumnya diberitakan, dana hasil IPO  ini sekitar 44% akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Jono Gas Pejagalan, yang dimiliki oleh pihak afiliasi. Sisanya sekitar 56% akan digunakan untuk tambahan modal kerja.

Eddy Purwanto Winata, Direktur Utama PT Indah Prakasa Sentosa Tbk pernah bilang, pihaknya optimistis saham perusahaan akan mendapat tanggapan positif dari calon investor. Dia mengklaim perusahaan ditunjang oleh fundamental keuangan yang sehat, manajemen yang profesional serta operasional yang stabil. ”Ditambah dengan pengalaman selama hampir 30 tahun di bidangnya serta reputasi yang baik di sektor logistik maupun distribusi energi, jelas memberikan nilai tambah,” ujarnya.

Lanjut Eddy, dengan adanya lPO ini diharapkan dapat memperoleh tambahan dana bagi lnprase untuk terus mengembangkan bisnisnya dan diharapkan dapat membantu mewujudkan visi lnprase, yaitu menjadi group perusahaan terkemuka di Indonesia pada bidang penyedia jasa logistik, perdagangan, distribusi, dan ritel energi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement