Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Minta Anggaran Tidak Boleh Diecer: Hasilnya Harus Menetas

Antara , Jurnalis-Senin, 09 April 2018 |17:46 WIB
Presiden Minta Anggaran Tidak Boleh Diecer: Hasilnya Harus Menetas
Foto: Presiden Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Paripurna (Antara)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar para menteri dan kepala lembaga tidak mengecer anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

"Agar anggaran ini tidak kita ecer-ecer, tidak kita bagi-bagi. Kita ingin fokus mengarah dan hasilnya benar-benar menetas," kata Presiden Joko Widodo saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin.

Sidang kabinet paripurna yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Kerja membahas dua hal yaitu mengenai ketersediaan anggaran untuk pagu indikatif 2019 dan prioritas nasional tahun 2019.

Menurut Presiden Joko Widodo, APBN 2019 akan fokus kepada pembangunan Sumber Daya Manusia. Dua bidang yang disorot Presiden adalah promosi serta penelitian dan pengembangan (litbang).

"Saya berikan contoh, misalnya, pameran/promosi itu anggarannya di 17 kementerian kalau dikumpulkan di satu wadah badan kementerian, kita bisa bikin pameran yang bagus-bagus, membuat brand yang bagus untuk negara ini," ungkap Presiden.

Sayangnya saat ini, anggaran promosi di 17 kementerian itu diecer sehingga tidak kelihatan dampaknya untuk membawa brand Indonesia.

"Kalau diecer-ecer jadi kecil-kecil di 17 kementerian, kita mau buat pameran yang gede juga tidak bisa, cuma pameran kecil. Kita ikut di Dubai, di Shanghai, di Amerika, pameran hanya 1-2 stan di dekat toilet untuk apa? Malah menurunkan 'brand' negara kita. Kalau dikumpulkan duitnya gede sekali," jelas Presiden.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement