“Penumpang yang pesawatnya tidak dibatalkan akan mengalami penundaan cu - kup lama,” ungkapnya dilansir BBC. Lufthansa menegaskan, layanan akan kembali normal pada hari ini. Lufthansa menjelaskan, mereka tidak memahami ancaman serikat pekerja Verdi yang melakukan mogok massal besar-besaran.
“Itu sungguh tidak bisa diterima bagi sekitar kerja menerapkan konflik ini dengan penumpang yang tidak terlibat,” kata kepala bagian sumber daya manusia Lufthansa Bettina Volkens. Dia mengungkapkan, Lufthansa bukan bagian dari konflik tawar-menawar bersama.
“Namun, pelanggan kita yang tidak beruntung dan perusahaan terkena dampak serius akibat ketegangan ini,” ujar Volkens. Dia meminta para politikus dan anggota parlemen untuk memperjelas aturan mogok massal dan aksi industri. Sementara itu, di wilayah North Rhine Westphalia, negara bagian paling padat di Jerman, banyak penduduk yang mengeluhkan mogok massal.
Mereka mengungkapkan, banyak pelayanan publik seperti kebersihan dan perawatan anak yang ter kena dam paknya. Banyak sopir bus dan masinis kereta juga memilih mogok massal sehingga layanan transportasi sangat terganggu. Kemudian, mogok massal juga dilakukan guru taman kanak-kanak.
Layanan di rumah sakit juga ditiadakan, hanya ruang darurat yang aktif karena banyak perawat yang ikut mogok massal. “Kita ingin mengirim sinyal jelas kepada perusahaan tentang mogok massal ini,” kata pemimpin serikat buruh Verdi, Frank Bsirske.
Verdi merupakan serikat pekerja terbesar untuk pegawai di sektor pelayanan publik. “Kita akan meningkatkan mogok massal pekan depan jika perusahaan tidak memenuhi permintaan kita,” imbuhnya. Perundingan putaran ketiga mengenai tuntutan kenaikan gaji akan dilaksanakan pada Minggu (15/4).
Jerman merupakan ekonomi terbesar di Eropa dengan pendapatan pajak dan anggaran yang surplus. Inflasi menyebabkan kebutuhan hidup rakyat Jerman terus meningkat. Bsirske mengungkapkan, kekuatan ekonomi Jerman sa ngat stabil. “Jika tidak sekarang, kapan kita akan mendapatkan kenaikan bagi seluruh pekerja di sektor publik?” tanya Bsirske yang memimpin aksi mogok massal di Bandara Frankfurt.
Di sektor industri, 3,9 juta pekerja mendapatkan kenaikan gaji 4% dan jam kerja yang fleksibel setelah menggelar mogok massal pada Februari silam. Padahal, inflasi pada Maret mencapai 1,5%. Bank Sentral Eropa terus memantau negosiasi gaya di Jerman.
Itu berpengaruh pada pertumbuhan dan tingkat inflasi. Mereka juga memikirkan program stimulus besar-besaran. Sementara itu, maskapai penerbangan Prancis Air France mengatakan, hanya mengoperasikan 75% penerbangan kemarin setelah sepertiga pesawat dikandangkan pada Sabtu (7/4).
(Andika Hendra)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.