Rencana Ekspor Bir Bintang Ditentukan oleh Turis di Indonesia

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 17 320 1887750 rencana-ekspor-bir-bintang-ditentukan-oleh-turis-di-indonesia-QjfQI6VuwD.jpg RUPS MLBI. (Foto: MLBI)

JAKARTA - PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) akan memanfaatkan pertumbuhan wisatawan mancanegara (wisman) untuk melakukan ekspansi ekspor. Perusahaan dengan kode MLBI itu, akan menambah pasar ekspor baru berdasarkan negara dengan kunjungan turis terbanyak ke Indonesia.

Direktur Hubungan Korporasi PT Multi Bintang Bambang Britono mengatakan, perusahaan hanya akan menyasar negara yang memiliki basis konsumsi dan permintaan yang kuat kepada produk perusahaan. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya wisman dari sebuah negara yang mengunjungi Indonesia.

"Sejauh ini kita ekspor ke Jepang, Australia, Inggris dan Singapura juga ada. Untuk pasar baru ini yang kita lihat turis datang dari mana itu yang kita lihat," kata dia usai Rapat Umum Pemegang Saham di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Baca Juga: Bir Bintang Bagi Dividen Rp627/Saham, Hampir 100% dari Laba Bersih

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Multi Bintang Michael Chin mengatakan bahwa turis berkontribusi pada pendapatan perseroan. Michael mengatakan, kunjungan turis pada saat terjadi erupsi Gunung Agung memang mengalami penurunan, tapi saat ini sudah mulai pulih. Dia optimistis, kunjungan turis ke Indonesia akan terus bertumbuh.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Februari 2018 naik 17,36% dibanding jumlah kunjungan pada Februari 2017, yaitu dari 1,02 juta kunjungan menjadi 1,20 juta kunjungan. Demikian juga, jika dibandingkan dengan Januari 2018, jumlah kunjungan wisman pada Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 9,12%.

"Kita percaya bahwa pemerintah masih mampu meningkatkan potensi turis, tapi waktu erupsi Gunung Agung memang turun, tapi mereka kembali di Maret ini," kata dia.

Tahun ini, perusahaan bisa menargetkan bisa bertumbuh hingga double digit. Selain itu perusahaan juga akan meningkatkan kontribusi dari produk minuman non-alkohol. Tahun lalu, produk minuman non alkohol menyumbang kontribusi kurang lebih 10%.

Adapun produk-produk minuman non-alkohol yang dikeluarkan oleh perusahaan antara lain, Bintang Radler 0.0%, Bintang Zero 0.0%, Bintang Maxx, Green Sand, dan Fayrouz.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini