Image

Presiden Jokowi: Bandara Kertajati Titik Pertumbuhan Ekonomi Baru

ant, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 19:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 320 1887908 presiden-jokowi-bandara-kertajati-titik-pertumbuhan-ekonomi-baru-LD1syFw3CS.jpg Ilustrasi Bandara. (Foto: Shutterstock)

MAJALENGKA - Presiden Joko Widodo menginginkan agar Bandara Kertajati menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

"Yang jelas, saya kira pengembangan di sekitar bandara, sebagai titik pertumbuhan ekonomi baru juga akan kelihatan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Bandara Kertajati yang masih dalam proses penyelesaian di Majalengka, Selasa (17/4/2018).

Ddia mengatakan, untuk tahap pertama maka Bandara Kertajati bisa rampung sesuai target. Baru untuk tahap berikutnya, pengembangan sentra-sentra ekonomi di sekitar bandara. "Ya (itu) nanti tahapan kedua. Ini ngerampungi ini dulu," katanya.

Baca Juga: Progres Pembangunan Bandara Kertajati Capai 93%

Presiden mengapresiasi pembangunan bandara yang menurutnya cepat, dimana dia yang menancapkan tiang pancang pertamanya pada Januari 2016.

Tercatat, Bandara Kertajati yang nantinya akan dipakai secara umum sebagai bandara internasional baru di wilayah Jawa Barat itu kini telah 95% rampung. Bandara ini juga nantinya akan dipakai sebagai embarkasi haji bagi jemaah haji Jawa Barat.

Bandara tersebut terbentang pada luasan lahan 1.800 hektar dan aerocity seluas 3.200 hektar. Pembangunan Kertajati Aero City dibagi menjadi empat tahap yaitu zona industri dan pergudangan, zona pelayanan umum dan sosial, zona perkantoran, perdagangan, dan jasa, zona perumahan, zona ruang terbuka hijau, zona ruang terbuka biru, zona campuran, dan marga jalan.

Guna menunjang akses menuju Bandara Kertajati, saat ini sedang dibangun ruas tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Tol ini ditargetkan beroperasi pada 2019. Untuk sementara akses tol menuju Bandara Kertajati memanfaatkan tol Cikampek-Palimanan (Cipali).

Bandara tersebut, tercatat memiliki landasan pacu sepanjang 2.500 meter dan diperkirakan memakan biaya pembangunan hingga Rp25,4 triliun.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini