Image

Ingin Kuliah S2 dengan Biaya Sendiri? Ini Tipsnya

Agregasi Sabtu 21 April 2018 17:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 20 320 1889332 ingin-kuliah-s2-dengan-biaya-sendiri-ini-tipsnya-FxCRkqOgxR.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sudah sarjana dan memiliki keinginan untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke S2, Anda tentu harus memiliki beberapa pertimbangan yang matang terlebih dahulu, terutama jika ternyata ingin melanjutkan pendidikan ini secara mandiri. Artinya, Anda akan membiayai pendidikan secara penuh, tanpa bergantung lagi pada uang bulanan dari orangtua. Lalu, apakah Anda memang telah benar-benar siap untuk menjalani semua itu?

Membayar uang kuliah sendiri dan tidak lagi bergantung pada orangtua merupakan niat yang baik, terutama jika ternyata orangtua memang masih memiliki tanggungan selain Anda, maka keputusan ini akan menjadi sebuah kemudahan bagi orangtua.

Namun sebelum memutuskan semua ini, penting untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, agar kuliah kelak bisa berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini sangat penting, untuk memastikan semuanya bisa terencana dengan baik sejak awal. Jangan sampai niat untuk tidak membebani orangtua, justru kelak membuat masalah keuangan baru bagi mereka.

Hitung Biaya yang Dibutuhkan

Hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah menghitung biaya yang butuhkan untuk bisa menyelesaikan kuliah S2 tersebut. Ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, agar kelak tidak akan mengalami kesulitan keuangan di tengah jalan. Setidaknya, Anda harus memisahkan biaya ini ke dalam komponen berikut:

 Ilustrasi (Shutterstock)

1. Biaya kuliah

Setelah pemilihan kampus, jurusan, dan pertimbangan lainnya, maka Anda tentu sudah bisa melihat estimasi biaya yang Anda butuhkan untuk kuliah nanti. Pastikan menghitung dengan cermat dan tentunya dengan menanyakan/mencari informasi yang paling akurat mengenai biaya tersebut, misalnya dengan menghubungi pihak kampus secara lansung. Catat dan jumlahkan semua biaya yang akan Anda butuhkan untuk kuliah hingga lulus, agar bisa mempersiapkannya dengan baik sejak awal.

2. Biaya hidup

Anda juga wajib menghitung biaya hidup yang akan Anda butuhkan selama menjalani kuliah nanti, sebab memiliki rencana untuk membiayai kuliah secara mandiri tanpa bantuan orangtua lagi. Jumlahkan semua biaya bulanan, lalu total semua biaya hidup selama kuliah nanti. Namun jika ternyata orangtua masih menanggung biaya hidup bulanan (menanggung biaya kuliah saja), maka tidak perlu memasukkan biaya ini.

3. Biaya cadangan (tak terduga)

Anda pasti mengharapkan kuliah nantinya sesuai dengan jadwal dan bisa selesai tepat waktu. Namun hal ini tentu tidak bisa dipastikan, sehingga sangat penting untuk memiliki sejumlah biaya cadangan, jika sewaktu-waktu biaya kuliah tidak sesuai dengan perhitungan awal, atau bahkan jika terlambat lulus dan membutuhkan biaya kuliah yang lebih besar.

Jika ketiga komponen biaya di atas telah diketahui, maka tentu akan lebih mudah dalam mengatur dan menjadwalkan segala sesuatunya, termasuk dalam memilih sumber pendanaan bagi biaya kuliah nanti.

Lanjut S2 dengan Mengandalkan Beasiswa

Ini adalah langkah yang paling mudah dan bisa Anda lakukan, agar kuliah bisa segera dilanjutkan dengan mudah. Saat ini, ada banyak beasiswa yang bisa Anda ikuti, terutama jika ternyata memiliki kemampuan akademik yang sangat baik. Beberapa beasiswa bahkan bisa menutupi uang kuliah secara penuh, sehingga semua biaya kuliah tidak lagi menjadi penghalang untuk melanjutkan S2.

Namun sebelumnya, pahami dengan baik ketentuan beasiswa yang Anda ikuti, sebab hampir semua yayasan pemberi beasiswa akan menerapkan sejumlah peraturan yang ketat di dalam beasiswa yang mereka adakan. Hal ini sangat penting untuk Anda cermati, agar tidak bermasalah di kemudian hari.

 (Ilustrasi: Reuters)

1. Kuliah sambil kerja

Anda sudah sarjana dan memiliki ijazah, maka bisa dengan mudah menemukan sebuah pekerjaan yang tepat dan sesuai dengan ilmu yang Anda pelajari. Tidak perlu malu, ada banyak mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, bahkan saat mereka belum menjadi seorang sarjana.

Pilihlah pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, sehingga lebih mudah menjalaninya. Atau, memilih pekerjaan paruh waktu yang lebih fleksibel, agar kuliah tidak terganggu. Namun selalu miliki kemampuan yang baik dalam mengatur waktu, agar kedua hal ini bisa berjalan dengan seimbang. Jika bekerja penuh sebagai karyawan kantoran, maka pilihan untuk mengambil kelas karyawan atau kuliah di akhir pekan bisa dijadikan pertimbangan.

2. Menjalankan bisnis

Jika belum berminat untuk kerja kantoran atau paruh waktu, maka menjalankan bisnis sendiri adalah pilihan yang sangat tepat. Anda bisa memulai bisnis dalam skala kecil terlebih dahulu, sehingga dapat mengelolanya dengan lebih mudah.

Pilihlah jenis bisnis yang sesuai dengan minat serta kemampuan, sehingga Anda bisa menghadapi berbagai tantangan di dalamnya dengan lebih mudah dan siap. Saat ini, pilihan untuk menjalankan bisnis online bisa dipertimbangkan, mengingat peluangnya memang terbilang cerah dan cukup menjanjikan.

3. Bekerja dan menabung terlebih dahulu

Jika ketiga poin di atas tidak sesuai dengan keinginan, maka pilihan untuk menunda satu atau dua tahun kuliah adalah langkah yang tepat. Ada banyak orang yang tidak terbiasa dengan risiko dan juga harus selalu fokus pada satu hal saja. Bisa saja Anda merasa kurang nyaman ketika kuliah sambil bekerja, atau saat menjalankan bisnis di sela-sela kuliah, sebab Anda tidak bisa fokus pada dua atau lebih hal sekaligus.

Daripada mengambil risiko pada kuliah nantinya, maka menunda kuliah dan mempersiapkan dananya terlebih dahulu adalah langkah tepat. Anda bisa fokus bekerja atau menjalankan bisnis terlebih dahulu selama satu atau dua tahun, hingga dana kuliah tersebut terpenuhi dengan baik. Setelahnya, bisa lanjut S2 dengan tenang dan nyaman, mengingat dananya telah tersedia sejak awal.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini