Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bos BCA Pede Kredit Tumbuh 9% di 2018

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 23 April 2018 |20:42 WIB
Bos BCA <i>Pede</i> Kredit Tumbuh 9% di 2018
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk optimis pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2018 bisa mencapai 9% yoy. Angka ini masih sama dengan target tahun lalu.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, dengan realisasi pertumbuhan kredit mencapai 12,5% di 2017 menjadi alasan pihaknya optimistis di tahun 2018.

 Baca juga: Rupiah Terus Melemah, Bos BCA: Bergantung pada Kebijakan BI

"Jadi, sementara kita tetap saja proyeksi kita sampai akhir tahun sekitar year to date sampai Desember 2018 sekitar 9%," ujar dia di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (23/4/2018).

 BCA Analyst Meeting (Foto: Yohana Artha Uly/Okezone)

Kendati demikian, demikian dengan capaian pada kuartal-I 2018 ini saja, Jahja mengaku terkejut dengan pencapaian pertumbuhan kredit sebesar 15% secara yoy Pasalnya, pada kuartal-I pertumbuhan kredit selalu mencatatkan kinerja negatif.

 Baca juga: Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp470 Triliun dalam 3 Bulan

"Apa yang terjadi di kuartal-I ini, kita surprise. Bahwa year on year itu naik sampai 15%. Karena tertolong juga dari kuartal-IV tahun lalu yang naik luar biasa dan ternyata kuartal-I masih positif 0,5%, kecil, tetapi itu sangat tinggi. Biasa kuartal-I itu negatif. Kalau melihat ini sampai akhir tahun kita optimis," paparnya.

Untuk diketahui, saluran kredit BCA hingga Maret 2018 sebesar Rp470 triliun atau timbuh 15%.

 RUPST dan RUPSLB BCA Putuskan Pembayaran Dividen 2017 Rp255 per Saham

Angka ini ditopang, pertumbuhan tertinggi di kredit korporasi yang meningkat 17,6% yoy menjadi Rp179,4 triliun. Sementara kredit komersial & UKM tercatat Rp166,7 triliun atau naik 14,4% yoy.

 Baca juga: BCA Raih Laba Bersih Rp5,5 Triliun di Kuartal I, Merangkak 10,4%

Di sisi lain, kredit konsumer tumbuh 12% yoy menjadi Rp123,9 triliun. Pertumbuhan ditopang kredit pemilikan rumah (KPR) yang naik 10,6% you menjadi Rp71,9 triliun dan kredit kendaraan bermotor meningkat 14,6% yoy menjadi Rp40,2 triliun.

"Di periode yang sama outstanding kartu kredit tercatat tumbuh 12,3% dengan outstanding sebesar Rp11,8 triliun," sebut Jahja.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement