nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Masih Kaji Insentif bagi Badan Usaha Jalan Tol

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 21:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 18 320 1900061 sri-mulyani-masih-kaji-insentif-bagi-badan-usaha-jalan-tol-7cnVBJBTdS.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Feby/Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani masih mengkaji besaran insentif yang akan diberikan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) supaya bisa menurunkan tarif tol. Sebab, tarif tol yang berlaku saat ini dinilai terlalu tinggi.

"Oh yang penurunan, kan kemarin kita sudah hitung," tuturnya, di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Menkeu Sri Mulyani: Kinerja APBN 2018 Alami Perbaikan

Pada prinsipnya, kata Sri Mulyani, insentif ini diberikan sebagai kepastian bagi investor. Pihaknya akan melihat kontrak awal privat sektor yang sudah menanamkan modalnya di Indonesia. Dengan begitu bisa terlihat apakah tarif tol yang saat ini diberlakukan terlalu tinggi atau tidak.

"Tidak mungkin kemudian dibayar oleh terutama pengemudi bidang ekonomi seperti truk, kita akan melakukan itu yang masih tetap dalam rambu-rambu kontrak supaya memberikan kepastian kontrak untuk Indonesia," tuturnya.

Tol Pejagan-Pemalang Bersiap Sambut Arus Mudik Lebaran 2018

Untuk itu besaran insentif masih dihitung. Sebab, menurutnya pemerintah menghormati tanda tangan kontrak terutama dengan pihak swasta yang ikut dalam pembiayaan jalan tol.

"Seperti yang sudah disampaikan Pak Menteri kita akan berikan kompensasi seperti perpanjangan konsesi, dan nanti kalau kurang kita lihat dari sisi pajak ataupun faktor lain," tuturnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini