nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggaran Digeser untuk THR PNS, Bagaimana Nasib Pembangunan di Daerah?

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 14:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 08 320 1908223 anggaran-digeser-untuk-thr-pns-bagaimana-nasib-pembangunan-di-daerah-Q8xRCoyBgs.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pemerintah berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada hari ini. Pemda bisa melakukan geser anggaran untuk bisa membayarkan THR kepada PNS di daerah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syarifuddin mengatakan meski ada pergeseran anggaran, namun dipastikan tidak akan ada gangguan terhadap pembangunan daerah, sehingga, Pemda tidak perlu khawatir ada beberapa proyek pembangunan yang akan berhenti berjalan jika ada pergeseran anggaran untuk THR PNS.

"Pergeseran itu enggak bermaksud untuk mengganti anggaran pembangunan," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (8/5/2018).

 Senyum Buruh Pabrik Rokok di Kudus Terima Uang THR

Menurut Syarifuddin, yang dimaksud pergeseran anggaran adalah untuk program-program yang dianggap tidak terlalu penting. Seperti untuk studi banding, seminar ataupun anggaran belanja tak terduga.

"Misalnya ada studi banding mungkin enggak terlalu penting itu di pending dulu jadi bukan dihilangkan. Artinya harusnya dibayar pada triwulan dua mundurlah menjadi triwulan 4," ucapnya.

Sedangkan untuk anggaran yang bersifat untuk pembangunan, tidak perlu dilakukan penggeseran. Seperti pembangunan jembatan, pembangunan jalan menurunnya tidak perlu dilakukan penggeseran-penggeseran. "Pergeseran itu enggak bermaksud untuk mengganti anggaran pembangunan. Misalnya ganti jembatan, ya jangan anggaran untuk bangun jembatan dong yang diambil," jelasnya.

 Senyum Buruh Pabrik Rokok di Kudus Terima Uang THR

Namun, jika penggeseran tidak juga bisa tertutupi, maka Pemda bisa melakukan pembayaran THR dengan cara mencicil. Maksudnya, Pemda bisa membayarkan salah satu atau salah dua dari elemen yang ada di THR tersebut.

Seperti diketahui, pemberian THR tahun ini ada empat elemen yang terdapat didalamnya. Pertama adalah gaji pokok, kedua adalah tunjangan kinerja, ketiga adalah tunjangan keluarga dan yang terakhir adalah tunjangan jabatan.

"Tapi jangan THRnya yang di pending. Tunjangan tunjangannya yang dipending. THR itu kan komponennya ada gaji pokok, tunjangan jabatan, ada tunjangan kinerja, tunjangan keluarga. Kalau belum bisa empat-empatnha ya tiga aja dulu," ucapnya.

Menurut Syarifuddin, cicilan THR tersebut nantinya bisa dibayarkan oleh Pemda pada bulan-bulan berikutnya basalkan, cicilan tersebut harus tetap dibayarkan kepada PNS didaerah.

"Kalau tiga masih enggak bisa, dua aja dulu gaji pokoknya sama tunjangan keluarga monggo silahkan. Tetap dibayar pada bulan bulan berikutnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah," jelasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini