Sebelumnya, sepanjang Mei 2018, BI memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7-Day Repo Rate) sebesar 50 bps ke level 4,5%.
Menurutnya, Bank Sentral akan terus mengikuti kenaiakan Fed Fund Rate (FFR) atau suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed). Kebijakan Negeri Paman Sam ini telah menaikkan FFR sebesar 25 bps pada Juni ini menjadi dikisaran 1,75% hingga 2,00%. Kenaikan ini pun menjadi yang kedua dari perkiraan pasar 3-4 kali di 2018.
Menurut Pieter, BI masih memiliki ruang kenaikan suku bunga hingga 5,5% disepanjang 2018. "Level bunga acuan 5,5% diperkirakan masih cukup kondusif untuk perekonomian kita," katanya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.