nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Menteri Rini soal Tol Trans Jawa dan Sumatera yang Sempat Mangkrak

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 13:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 04 320 1917732 cerita-menteri-rini-soal-tol-trans-jawa-dan-sumatera-yang-sempat-mangkrak-tUhzMlzaiR.jpg Foto: Menteri Rini soal Tol (Yohana/Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, pembangunan jalan tol bagian dari upaya negara mendorong konektivitas.

Salah satunya yakni jalan Tol Trans Jawa, dari Merak hingga Probolinggo akan terhubung pada akhir 2018 ini, sehingga bisa dinikmati masyarakat.

Dia menceritakan, jalan tol yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sebetulnya telah dicanangkan sejak 1996. Saat itu proyek ini digarap oleh kontraktor dari pihak swasta. Namun hingga 2014, terdapat 8 ruas tol yang belum dikerjakan.

"Akhirnya kita ambil alih, kita beli izin yang dimiliki swasta waktu itu, kita beli kembali, kita bebaskan lahannya dan kita berikan dana talangan untuk dibayar kembali oleh pemerintah," ujarnya di Hotel Fairmont, Rabu (4/7/2018).

 

Saat Tol Merak-Probolinggo terhubung nanti, Rini merencakan akan mengemudikan mobil secara pribadi untuk mencicipi jalan tersebut. Melihat langsung proyek yang sebagian besar ruas tol tersebut dibangun oleh BUMN konstruksi.

“Akhir tahun akan selesai. Saya rencananya mau nyupir sendiri dari Merak ke sana,” katanya.

  H-1 Idul Fitri, Arus Kendaraan Tol Semarang-Salatiga Ramai Lancar

Sementara itu, selain Trans Jawa, pembangunan jalan tol Trans Sumatera juga tengah dilakukan untuk konektivitas. Tol ini sebetulnya sudah dicanangkan sejak 2004 oleh swasta.

"Waktu itu dicanangkan 2004 tapi tidak bisa direalisasikan juga. Ditender berkali-kali tapi swasta enggak ada yang mau ambil karena IRR rendah. Akhirnya BUMN saja, BUMN minta tambahan modal PMN. Dikerjakan kan,” jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini