Wall Street Dibuka Mixed Usai Rilis Data Tenaga Kerja AS

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 21:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 06 278 1919077 wall-street-dibuka-mixed-usai-rilis-data-tenaga-kerja-as-rFLYDMmOgn.jpg Bursa saham Wall Street dibuka mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA – Wall Street dibuka mixed pada perdagangan Jumat (6/7/2018). Bursa saham AS terdorong data tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan. Namun pergerakan wall street masih tertahan sentimen perang dagang antara AS dan China.

Melansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 19,67 poin atau 0,08% menjadi 24.337,07, kemudian S&P500 naik 4,26 poin atau 0,16% ke 2.740,87 dan Nasdaq Composite naik 34,68 poin atau 0,46% menjadi 7.621,10.

Banteng Wall Street, Salah Satu Ikon Terpopuler Kota New York 

Departemen Tenaga Kerja mengatakan, Nonfarm payrolls meningkat 213.000 melampaui ekspektasi 195.000, sementara tingkat pengangguran naik 4% dan penghasilan rata-rata per jam naik 0,2%.

Pertumbuhan upah yang moderat dapat menghilangkan kekhawatiran akan kuatnya tekanan inflasi, menjaga Federal Reserve pada jalur peningkatan suku bunga secara bertahap.

Banteng Wall Street, Salah Satu Ikon Terpopuler Kota New York 

"Itulah yang ingin dilihat pasar, lebih banyak pekerjaan yang diciptakan daripada yang diharapkan, pertumbuhan upah moderat dan menciptakan pekerjaan," kata Kepala strategi pasar di TD Ameritrade J.J. Kinahan di Chicago.

Data ketenagakerjaan yang kuat mengikuti notulen rapat kebijakan terbaru Federal Reserve yang menunjukkan para pembuat kebijakan membahas jika resesi mengintai di sekitar sudut dan menyatakan kekhawatiran ketegangan perdagangan dapat memukul ekonomi yang oleh sebagian besar tindakan tampak kuat.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini