Saham Pollux Properti Naik 49,59% di Perdagangan Perdana

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 10:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 11 278 1920744 saham-pollux-properti-naik-49-59-di-perdagangan-perdana-X3o0OJ5tLR.jpeg IPO Pollux Properti (Foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Hari ini Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan satu perusahaan yang mencatatkan saham. Adalah perusahaan pengembang properti, PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) yang akan dicatatkan sebagai perusahaan ke 27 di pasar modal.

Dari penawaran umum perdana saham perseroan berhasil meraih dana sebesar Rp205, 89 miliar. Dengan menawarkan sebanyak 1.247.823.600 saham baru di harga penawaran Rp615 per saham.

Awal Bulan Juni IHSG Ditutup Naik 

Pada pembukaan perdagangan, saham POLL naik 305 poin atau 49,59% ke level Rp920 dari harga pembukaan Rp615. Saham POLL ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan volume sebanyak 190 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp17,48 juta.

Komisaris Utama Pollux Properti Indonesia Po Soen Kok mengatakan dengan menjadi perusahaan terbuka, maka perseroan telah menunjukkan good corporate governance (GCG).

Baca Juga: Incar Dana Rp205,89 Miliar, Pollux Properti Indonesia IPO Hari Ini

"Kita bekerja dengan setia, jujur, disiplin, bersih dan happy. Karena kita harus bekerja dengan demikian, maka sudah dipercaya oleh BEI, OJK dan yang paling penting oleh masyarakat," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Po Soen Kok menjelaskan, dana yang terhimpun dari IPO setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan 99% untuk pengembangan usaha melalui pengambilalihan obligasi konversi PT Royal Royce Properties yang dimiliki oleh PT World Apparel dan PT Surya Masindo senilai Rp750 miliar.

Pembukaan Perdana Usai Libur Lebaran IHSG Naik 16,89 Poin 

PT Royal Royce Properties memiliki dan mengoperasikan beberapa mall hotel, dan apartemen di Semarang, antara lain Paragon Mall dan Central City Mall, Po Hotel, Hotel Louis Kienne Simpang Lima, Pandanaran dan Pemuda, Apartemen WR Residence Simpang Lima, Apartemen Pinnacle dan beberapa proyek lainnya di Semarang.

Sementara sisanya sekitar 2% untuk modal kerja seperti pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran gaji karyawan, utang usaha, dan lain-lain. Perseroan telah menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini