nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pollux Properti Indonesia Targetkan Kenaikan Laba 400%

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 14:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 11 278 1920886 pollux-properti-indonesia-targetkan-kenaikan-laba-400-wiETVYAYTQ.jpeg IPO Pollux Properti (Foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) menargetkan pendapatan sebesar Rp1,6 triliun. Dengan jumlah pendapatan tersebut, perseroan memproyeksikan bisa mengantongi laba bersih Rp400 miliar atau tumbuh sekitar 400% dari 2017.

Direktur Perseroan Donisius Adi mengatakan, pendapatan tahun 2018 lebih besar akan disumbangkan oleh booking sales tahun sebelumnya.

"Sebagian pendapatan belum kita akui kita akui di 2018 dan juga new booking," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Alhamdulillah, Perdagangan IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat 6,30 Poin

Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sampai Rp1,2 triliun, yang sebagian besar akan digunakan untuk menyelesaikan proyek pengembangan yang sedang berjalan. Adapun beberapa proyek yang sedang dikembangkan oleh perseroan antara lain, central business distric (CBD) di Jakarta yaitu gedung perkantoran di World Capital Tower yang merupakan joint venture dengan PT Mega Kuningan Internasional, Pollix Sky Suites, dan gedung Internasional Commerce Centre di Kuningan. Selain itu proyek di luar Jakarta antara lain, superblock Chadstone di Cikarang, Superblok Meisterstadt di Batam, Superblok di Gangnam District Bekasi, CBD Pollux Technopolis di Karawang, serta Kondotel Amarsvati di Lombok. Total lahan yang dimiliki oleh perseroan seluas 60 hektar.

"Untuk tahun ini tambahan lahan cukup konservatif. Kita berusaha fokus pada landbank yang sudah ada," jelas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Independen Maikel Tanuwidjaja menuturkan bahwa outlook properti tahun 2018 cukup positif. Jika konsisten, maka pertumbuhan properti tahun 2018 bisa mencapai 10%.

Baca Juga: Incar Dana Rp205,89 Miliar, Pollux Properti Indonesia IPO Hari Ini

Selain itu, kelonggaran LTV yang diberikan oleh Bank Indonesia juga diprediksi cukup efektif untuk meningkatkan pasar properti.

"LTV pasti akan berikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor properti. kita harapkan nanti Agustus akan disahkan pastinya akan memberikan suatu pengaruh baik bagi peningkatan properti," ujarnya.

Sekadar informasi, perseroan baru saja melantai di pasar modal dengan target raihan dana sebesar Rp205,89 miliar. Dana yang terhimpun dari IPO setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan 99% untuk pengembangan usaha melalui pengambilalihan obligasi konversi PT Royal Royce Properties yang dimiliki oleh PT World Apparel dan PT Surya Masindo senilai Rp750 miliar.

Alhamdulillah, Perdagangan IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat 6,30 Poin

PT Royal Royce Properties memiliki dan mengoperasikan beberapa mal hotel, dan apartemen di Semarang, antara lain Paragon Mall dan Central City Mall, Po Hotel, Hotel Louis Kienne Simpang Lima, Pandanaran dan Pemuda, Apartemen WR Residence Simpang Lima, Apartemen Pinnacle dan beberapa proyek lainnya di Semarang.

Sementara sisanya sekitar 2% untuk modal kerja seperti pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari, antara lain namun tidak terbatas untuk pembayaran gaji karyawan, dan utang usaha.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini