nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyaluran Kredit Bank BNI Naik 11,1%, Setara Rp457,81 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 18:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 18 278 1924164 penyaluran-kredit-bank-bni-naik-11-1-setara-rp457-81-triliun-poKmSwjHYa.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Bank BNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar Rp457,81 triliun selama semester I-2018. Angka tersebut tumbuh sekitar 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp412,18 triliun.

Direktur Ritel Banking Bank BNI Tambok Setyawati mengatakan, pertumbuhan kredit selama semester I-2018 didorong oleh kredit korporasi swasta yang meningkat hampir 11,6% dibandingkan tahun lalu. Khususnya kontribusi oleh swasta yang bergerak di sekitar r industri Manufaktur, Transportasi dan Komunikasi, Konstruksi hingga perdagangan.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53% 

Sementara kredit segmen kecil juga mencatatkan pertumbuhan yang baik yaitu 14,0% yoy. Sementara untuk kredit segmen Medium, BNI menjaga pada pertumbuhan yaitu 8,5% yoy.

"Selama semester I-2018 sudah salurkan kredit Rp457,81 triliun," ujarnya dalam acara laporan Semester I-2018 di Gedung BNI 46, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Tambok menyebut ke depannya, Payroll loan masih menjadi prioritas BNI dalam menumbuhkan segmen konsumer. Di mana pada semester pertama 2018, payroll loan mencatatkan pertumbuhan sebesar 50,8% yoy. Sementara, pada semester |/2018, Kartu Kredit dan BNI Griya (Kredit Pemilikan Properti) juga mencatatkan pertumbuhan yang masing-masing sebesar 5,5% dan 8,2% yoy.

Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS 

"Kami lakukan ekspansi selektif ke nasabah BUMN, Kementerian dan institusi terpilih agar tumbuh berkualitas dan ada exisitinf nasabah emerald, korporasi," jelasnya.

Selain itu untuk mendukung ekspansi Kredit, pada semester I-2018, DPK tercatat tumbuh sebesar 13,5%. Jika dirupiahkan, DPK Bank BNI tumbuh dari Rp463,86 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp526,48 triliun pada semester I-2018.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini