Ekspor Kopi Indonesia 450.000 Ton/Tahun, Nilainya Rp1,68 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 08 Agustus 2018 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 08 320 1933644 ekspor-kopi-indonesia-450-000-ton-tahun-nilainya-rp1-68-triliun-XI5AgL24t8.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Indonesia masih menjadi salah satu negara eksportir kopi terbesar di dunia. Indonesia bahkan masuk 5 besar negara penghasil kopi terbesar di dunia.

Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Pranoto Soenarto mengatakan, Indonesia sendiri setiap tahunnya memproduksi kopi yang cukup tinggi. Setiap tahunnya, sekitar 630.000 ton diproduksi oleh petani di Indonesia.

Dari jumlah 630.000 ton tersebut, sekitar 430.000 hingga 450.000 ton diekspor ke luar negeri. Sementara sisanya adalah untuk kebutuhan dalam negeri.

"Per tahun itu sekitar 630.000 ton. Pokoknya itu kopi secara keseluruhan. Belum yang eksportable. Biasanya yang eksportable itu 430.000 atau 450.000 ton. Sisanya itu buat di dalam negeri. Kalau konsumsi dalam negeri sekitar 160.000-170.000 ton lah," ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Rabu (8/8/2018).

 

Adapun total nilai ekspornya pun cukup fantastis. Per tahunnya, total ekspor yang berasal dari industri kopi sebesar USD1,2 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun (mengacu kurs Rp14.000 per USD)

Meskipun begitu total nilai ekspor tersebut tidak selalu sama dan bisa berubah ubah. Sebab total ekspor tergantung bagaimana harga kopi di pasar dunia.

"Kalau harga itu berubah-ubah tergantung harga kopi dunianya. Tapi biasanya USD1,2 miliar per tahun," ucapnya.

 

Meskipun ekspor cukup besar lanjut Pranoto, bukan berarti Indonesia tidak melakukan impor. Karena menurutnya, sebagai negara dengan konsumsi kopi yang cukup tinggi, membutuhkan kopi-kopi yang lain seperti kopi adalah Vietnam hingga Brazil.

"Kita kan negara enggak bisa hidup sendiri tentu ada import kopi. Tapi jumlahnya enggak besar cuma 1%. Itu biasanya kopi Vietnam dan Brazil," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini