Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Turki Seret Rupiah dan IHSG Anjlok, Sri Mulyani Waspada

Anggun Tifani , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |14:01 WIB
Krisis Turki Seret Rupiah dan IHSG Anjlok, Sri Mulyani Waspada
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)
A
A
A

TANGERANG - Melemahnya lira, mata uang Turki diakui Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak hanya berdampak ke persoalan finansial saja. Sri Mulyani mengungkapkan bahwa krisis yang dihadapi Turki tersebut juga harus diwaspadai Indonesia.

"Indonesia sebagai negara G20, akan berpengaruh kepada keseluruhan global economy karena size-nya walaupun di bawah USD1 triliun, namun dia posisi strategisnya sangat besar di sana jadi kita harus tetap waspada," ujar Sri Mulyani di Tangerang, Senin (13/8/2018).

 

Menurut Sri Mulyani, adanya permasalahan di Turki bukan hanya sekedar konflik ekonomi. "Kita akan terus memantau secara hati hati perkembangannya. Situasi Turki sangat spesifik tidak hanya masalah financial, masalah ekonomi, tapi juga ada masalah security dan politik di tingkat global, jadi kita akan lihat dinamika dari apa yang berkembang di Turki," tuturnya.

Sri mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Dia juga mengungkapkan bahwa kondisi Indonesia dan Turki sangat berbeda.

"Indonesia memiliki hal positif yang dilihat selama ini, goals kita kuat, inflasi kita rendah defisit APBN diperkirakan lebih rendah. Itu semuanya berbeda sekali dengan situasi yang ada Turki, jadi kita ingin membedakan narasinya, Indonesia dengan negara-negara yang selama ini, memiliki kelemahan dan kerapuhan lebih tinggi," tukasnya.

 Nilai Tukar Rupiah atas Dolar Amerika Serikat Sempat Tembus Rp14.545

Sebagai informasi, pada Jumat lalu, nilai tukar lira mengalami kejatuhan harian terburuk sejak 2001, yakni mencapai 18%. Diketahui, hal itu, dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar yang diperkirakan berpengaruh ke kebijakan ke sektor ekonomi, yang meminta untuk menahan suku bunga rendah ditengah inflasi yang tinggi serta memburuknya hubungan AS-Turki

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement