nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelimang Harta Dou Koch dari Bisnis Minyak Tembus Rp1.431 Triliun

Rafida Ulfa, Jurnalis · Minggu 19 Agustus 2018 18:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 17 320 1938066 gelimang-harta-dou-koch-dari-bisnis-minyak-tembus-rp1-431-triliun-1j530DKv2Y.png Foto: Kekayaan keluarga Koch (Reuters)

JAKARTA - Charles Koch dan David Koch adalah dua bersaudara yang bergelimang harta. Bagaimana tidak, Bloomberg mencatat dou Koch memiliki kekayaan mencapai USD98,7 miliar atau Rp1.431 triliun mengacu kurs Rp14.500.

Melansir dari berbagai sumber, keduanya mewarisi perusahaan kilang minyak, Koch Industries milik ayahnya Fred Koch. Perseteruan saudara atas kepemilikan perusahaan pada awal tahun 1980-an menyebabkan dua saudara lainnya, Frederick dan William Koch meninggalkan bisnis keluarga. Sementara Charles dan David tetap bertahan.

Charles dan David Koch membawa Koch Industries melebarkan sayapnya. Koch Industries menjadi perusahaan multinasional yang bergerak di bidang pabrik, pengilangan, serta pendistribusian minyak tanah, bahan-bahan kimia, fiber, polimer, pupuk, dan kertas, bahkan juga merambah ke bidang investasi.

Saat ini, Koch Industries memiliki kekayaan sebanyak USD98,7 miliar atau Rp1.431 triliun. David dan Charles mengelola sebagian dari kekayaan mereka melalui kantor keluarga serta memiliki 1.888 karyawan.

Berikut ini lika-liku kerajaan bisnis keluarga Koch, seperti dikutip daftar Keluarga Terkaya versi Bloomberg, Minggu (18/8/2018).

1925: Fred C. Koch bergabung dengan teman sekelas MIT, Lewis E. Winkler di sebuah perusahaan teknik di Wichita, Kansas, yang berganti nama menjadi Winkler-Koch Engineering Company.

1927: Mereka mengembangkan proses perengkahan panas yang lebih efisien untuk mengubah minyak mentah menjadi bensin.

1940: Fred Koch turut mendirikan Perusahaan Minyak dan Pemurnian Kayu Sungai.

1946: Perusahaan mengakuisisi kilang Pulau Rock dan sistem pengumpulan minyak mentah dekat Duncan, Oklahoma. Wood River kemudian berganti nama menjadi Perusahaan Minyak & Pemurnian Pulau Batu.

1961: Charles Koch bergabung dengan Rock Island, setelah memulai karirnya di perusahaan konsultan manajemen Arthur D. Little.

1970 David menjadi presiden di Koch Engineering

1996: David Koch menjadi presiden dan ketua pada usia 32, setelah kematian ayahnya pada tahun berikutnya.

2005: Koch Industries mengakuisisi Georgia Pacific

2013: Koch Industries mengakuisisi Molex, sebuah perusahaan komponen elektronik sebesar Rp104 triliun

2018: Memburuknya keadaan kesehatan David Koch, dia mengundurkan diri dari posisi kepemimpinan dalam bisnis keluarganya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini