nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Holcim Minta Pemerintah Beri Moratorium Impor Semen

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 20:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 23 320 1940581 holcim-minta-pemerintah-beri-moratorium-impor-semen-vRmN3jaZUi.jpg Ilustrasi: Semen (Foto Okezone)

JAKARTA - Industri semen dalam negeri tampaknya membutuhkan suplemen dari pemerintah. Sebab, harga semen dalam negeri masih tertekan lantaran lonjakan pasokan dalam negeri.

Sekretaris Perusahaan Holcim Indonesia Farida Helianti mengungkapkan, harga rata-rata penjualan atau average selling price (ASP) semen dalam negeri pada semester I-2018 masih tertinggal ketimbang periode yang sama tahun lalu.

"Harga kalau di market belum recover. Enggak seperti tahun lalu, masih tinggi tahun lalu. Tapi diharapkan dengan adanya proyek besar pemerintah mudah-mudahan bisa recover juga," ujarnya di Hotel Grand Sheraton, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Untuk itu, dia mendesak agar pemerintah mengeluarkan moratorium impor semen, guna membangkitkan pasar semen domestik. Tidak hanya itu, Farida juga meminta pemerintah memberikan moratorium untuk pembangunan pabrik semen baru, mengingat adanya surplus pasokan semen dalam negeri.

"Yang dibutuhkan kalau menurut saya adalah moratorium untuk pabrik semen baru. Jadi kita harapkan pemerintah memberikan moratorium dalam hal impor tidak boleh lagi impor semen, dan moratorium dalam hal pembuatan pabrik semen baru terutama di daerah Jawa. karena kita sudah over kapasitas kan," jelas Farida.

Kendati harga semen belum normal, Farida menuturkan Holcim Indonesia masih menargetkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 6%. Target itu sesuai dengan asumsi pertumbuhan industri semen di tahun 2018 dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI),

"Holcim mengikuti saja, kalau bisa lebih malah. Tahun lalu kita 9 juta ton sampai 10 juta ton, tahun ini kita harapkan seperti itu," tukas dia.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini