Pada pencatatan perdana, saham MOLI langsung melejit 290 poin atau 50% ke level ke Rp870 dari harga pelaksanaan Rp580.
Saham MOLI ditransaksikan sebanyak 12 kali dengan volume sebanyak 7.971 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp693,48 juta. Dengan kenaikan sebesar 50% maka saham MOLI langsung menembus batas atas atau auto rejection.
Direktur Utama MOLI Arief Goenadibrata menuturkan, pada masa penawaran umum yang berlangsung tanggal 27 Agustus 2018, terjadi oversubscribe sebanyak 221,53 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada publik.
“Kami berharap, momentum IPO akan menjadi langkah awal bagi Perseroan dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik, serta dengan dicatatkannya saham PT Madusari Murni Indah di BEI, maka manajemen Perseroan akan terus berupaya meningkatkan Tata Kelola Perusahaan (GCG) dengan baik," kata Arief di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (30/8/2018).
