Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Mentah RI Turun Jadi USD69 per Barel

Antara , Jurnalis-Jum'at, 07 September 2018 |20:55 WIB
Harga Minyak Mentah RI Turun Jadi USD69 per Barel
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) pada Agustus 2018 mencapai USD69,36 per barel atau turun USD1,33 per barel dibandingkan Juli 2018 sebesar USD70,68 barel.

Data Kementerian ESDM yang dikutip di Jakarta, Jumat (7/9/2018) menyebutkan untuk ICP jenis SLC juga mengalami penurunan USD2,03 per barel dari USD72,05 pada Juli 2018 menjadi USD70,02 per barel pada Agustus 2018.

Penurunan ICP ini dipengaruhi faktor seperti meningkatnya suplai minyak mentah dari negara-negara non-OPEC.

International Energy Agency (IEA) melaporkan pada Agustus 2018, proyeksi suplai minyak mentah dari negara negara non-OPEC meningkat dua juta barel per hari pada 2018 menjadi 59,9 juta barel per hari.

 Harga Minyak Mentah

Laporan OPEC menyatakan peningkatan suplai minyak negara non-OPEC disebabkan peningkatan suplai minyak Amerika Serikat (AS) akibat kenaikan harga minyak pada bulan sebelumnya, sehingga mendorong peningkatan produksi shale oil.

Peningkatan produksi minyak juga tercatat di Brasil, yang memiliki 11 proyek baru di daerah Santos Basin dengan prediksi menyimpan cadangan minyak besar.

Selain itu, terdapat peningkatan produksi oil sands di Kanada dan Rusia, serta adanya peningkatan produksi dari Meksiko dan Norwegia.

Selain negara non-OPEC, negara-negara OPEC juga menyumbang peningkatan produksi minyak periode ini.

 Harga Minyak Mentah

Pada Agustus 2018, tercatat ada peningkatan produksi sebanyak 41 ribu barel per hari, sehingga produksi mencapai 32,323 juta barel per hari.

Produksi minyak ini berasal dari beberapa negara antara lain Kuwait, Nigeria, UEA, dan Irak.

Sementara, penurunan harga minyak mentah di kawasan Asia Pasifik dipengaruhi faktor seperti masih berlanjutnya perang dagang antara AS dan Tiongkok yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dan perdagangan dunia, sehingga mengakibatkan penurunan permintaan minyak mentah.

Selain itu, Jepang juga mengalami penurunan permintaan di sektor transportasi, industri, dan pembangkit listrik, akibat peningkatan penggunaan gas sebagai energi alternatif.

Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada Agustus 2018 dibandingkan Juli 2018 adalah dated Brent turun USD1,73 per barel dari USD74,35 menjadi USD72,62 per barel.

Lalu, WTI (Nymex) turun USD2,73 dari USD70,58 menjadi USD67,85 per barel.

Basket OPEC turun USD1,17 dari USD73,27 menjadi USD72,10 per barel.

Brent (ICE) turun USD1,11 dari USD74,95 menjadi USD73,84 per barel.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement