JAKARTA – Mag Boron, seorang CEO dari Pangian menceritakan pengalaman saat memutuskan berhenti bekerja. Dia mendapat bayaran besar saat kerja hanya saja diputuskan untuk memilih menjelajahi dunia.
Mag adalah seorang wanita yang besar di komunis Polandia. Orang-orang berkata bahwa dirinya tidak akan bisa jalan-jalan keliling dunia karena paspor yang sulit untuk didapatkan. Namun, dia tidak serta merta percaya itu.
Setelah komunis runtuh di Polandia, dia mendorong dirinya untuk mengenyam pendidikan. Dia menyelesaikan kuliahnya dalam waktu tiga tahun sambil bekerja full time dan lulus dengan nilai cumlaude. Dari situlah dia direkrut dengan cepat oleh antariksa global dengan gaji bernilai miliaran dolar.
Dalam enam bulan, dia sudah mulai memimpin program IT global, membuat dan mengelola tim jarak jauh di empat benua yang berbeda dan melatih ribuan anggota di seluruh dunia dari laptopnya. Dan akhirnya dia mencapai ke level VP, di mana menjalankan program global besar dan memimpin tim berkinerja tinggi dan bergengsi.

Tetapi setiap langkah karier barunya itu membuatnya merasa terganggu, penuh tekanan, terikat di kantor, dan menghabiskan waktu. Dia mulai bertanya-tanya apa yang telah terjadi, dan ke mana jiwa petualangnya yang menginginkan jalan-jalan keliling dunia.
Pada akhirnya dia meninggalkan pekerjaan dengan gaji besarnya tersebut dan memulai perjalanannya untuk jalan-jalan keliling dunia selama setahun dan untuk hidup.
Mag telah mengunjungi 50 negara dan enam benua termasuk berjemur di Bali, menghirup anggur di Santorini, mendaki ke base camp Gunung Everest dan menyelam di Great Barrier Reef. Dia juga mengatakan, setiap kali pergi ke negara baru, dia selalu terpesona dengan orang-orang yang bertalenta yang dia temui.
Dapat dengan jelas melihat berapa banyak orang yang dia temui dapat mendorong inovasi untuk perusahaan-perusahaan top di seluruh dunia, jika hanya orang-orang itu diberi kesempatan. Dia juga mendapatkan visi yang jelas bahwa setiap orang berhak mendapat kesempatan untuk memenuhi potensi mereka, dan fleksibilitas kerja jarak jauh yang dapat membantu mereka melakukannya.

Dari situlah dia mulai membuat grup di Facebook untuk pekerjaan jarak jauh dan travel. Awalnya hanya ada 100 anggota, tetapi ketika komunitas ini mencapai 3.500 orang, Mag mengetahui bahwa ini akan menjadi besar.
Dia lalu berusaha untuk mengembangkannya, dan akhirnya dia bertemu dengan pengusaha Gregg Pollack, yang merekomendasikan untuk mendaftar ke Starter Studio, sebuah hub inovatif yang dia ciptakan untuk para wirausaha. Mag akhirnya membuat presentasi yang memperlihatkan betapa luar biasanya komunitas miliknya, dan akhirnya program tersebut diterima.
Dan lahirlah Pangian, negara digital tanpa batas mereka. Saat ini, Pangian adalah platform yang didukung oleh pembelajaran mesin dan AI, yang cocok dengan talenta terbaik di seluruh dunia dengan pekerjaan jarak jauh berkualitas tinggi dan jangka panjang. Tangian baru saja melebarkan sayap ke 121 negara dengan perusahaan global teratas dan lebih dari 39.000 anggota disatukan oleh tujuan kerja fleksibel yang memiliki makna.
(Feb)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.