nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astra Graphia Suntik Anak Usaha Rp125 Miliar

Kamis 20 September 2018 11:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 20 278 1953081 astra-graphia-suntik-anak-usaha-rp125-miliar-JTmrSZ2g7n.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) memberikan fasilitas pinjaman uncommited kepada dua anak usaha senilai total Rp 125 miliar. Kedua pinjaman ini memiliki tingkat bunga sebesar JIBOR plus 2% dengan tenor selama dua tahun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, dikutip dari Harian Neraca, Kamis (20/9/2018).

Disebutkan, kedua anak usaha memperoleh pinjaman, yaitu PT Astra Graphia Information Technology (AGIT), perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan jasa konsultasi dan implementasi teknologi informasi. Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini memberikan pinjaman senilai Rp 25 miliar kepada perusahaan ini. Kemudian, pinjaman senilai Rp 100 miliar diberikan kepada anak usahanya PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI). Anak usahanya ini bergerak di bidang usaha perdagangan umum, percetakan dan penyelenggaraan jasa pengiriman barang, paket dan surat.

rupiah

Seluruh dana yang dipinjamkan ini oleh kedua anak usahanya akan digunakan sebagai modal kerja, di luar pinjaman dari bank. Sebelumnya, Presiden Direktur ASGR, Harry H. Halim pernah mengatakan, perseroan akan mempertahankan potensi pendapatan yang didapat ASGR melalui AXI. Tercatat, pada semester I tahun ini kontribusi pendapatan dari AXI mencapai 32% (Rp 534 miliar) dari total pendapatan perseroan (Rp 1,67 triliun). Tercatat nilai kontribusi yang diperoleh dari AXI tumbuh 25% dari semester I tahun lalu yang hanya berkontribusi sebesar 7%.

Tahun ini, PT Astra Graphia Tbk menargetkan pendapatan dan laba bersih bisa tumbuh double digit. Herrijadi Halim menjelaskan, perusahaan akan fokus untuk meningkatkan kontribusi pendapatan bersih berulang yang memberikan kontribusi signifikan. "Diharapkan pendapatan dan laba bisa naik 10%," ujarnya.

rupiah

Perseroan memproyeksikan kontribusi tambahan pendapatan berulang dari inisiatif baru berbagai platform teknologi online. Selain itu, meningkatkan kontribusi penjualan melaluie-commerce bisnis. Serta melakukan percepatan perluasan bisnis baru yang berbasis printing dan digital services. Herrijadi menambahkan, untuk meningkatkan laba perseroan juga terus melakukan efisiensi. "Tapi kami lebih fokus untuk berinovasi untuk bisa meningkatkan produktivitas bekerja, managing cost dan meningkatkan kontrol usaha," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini