Tak Lagi Fokus Jualan Donat, Selamat Tinggal 'Dunkin Donuts'!

Rafida Ulfa, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 07:11 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 27 320 1956380 tak-lagi-fokus-jualan-donat-selamat-tinggal-dunkin-donuts-mSUtmUqF9r.png Dunkin Tak Lagi Fokus Jual Donat (Foto: Business Insider)

JAKARTA – Bagi Anda penggemar kudapan donat, pasti kenal dengan brand Dunkin Donuts. Tapi dalam waktu dekat Anda tidak lagi menemukan nama tersebut.

CEO Dunkin Donat Dunkin David Hoffmann memutuskan untuk mengubah nama yang telah mendunia dengan menghilangkan kata “Donuts”. Dengan demikian, nama brand yang baru hanyalah ‘’Dunkin”. Alasan perubahan berakar dari dua strategi yang akan mendorong perusahaan ke depannya.

“Selama dua tahun, kami telah berfokus untuk mengembangkan Dunkin menjadi merek utama, dan minuman menjadi merek unggulan yang telah menerapkan apa yang kami sebut blueprint dalam pertumbuhan perusahaan,” kata David Hoffmann yang dilansir Okezone dari laman Business Insider, Kamis (27/9/2018).

Baca Juga: 4 Bisnis Online Ini Mudah dan Hanya Butuh Modal Kecil

Perubahan nama Dunkin mewujudkan dua pilar blueprint perusahaan, yaitu minuman dan peningkatan penekanan pada penyederhanaannya.

Dengan nama baru, Dunkin, perusahaan ingin membangun sebuah bisnis minuman yang sekarang menjadi 60% pemasukan. Lalu bagaimana dengan nasib penjualan donat? Nyatanya eksistensi donat di Amerika tengah diterpa isu kesehatan. Di mana donat mengandung banyak gula.

Kini, Dunkin lebih mendorong pada penjualan minuman lebih tinggi lagi. “Dalam beberapa tahun terakhir sebagai orang Amerika dan memang selera dunia untuk minuman kopi dan jenis kopi telah tumbuh, kami bahkan lebih fokus untuk menjadi bisnis yang dipicu oleh minuman," ujar CMO AS Dunkin Donuts Tony Weisman.

Baca Juga: Inspirasi Bisnis, Raup Jutaan Rupiah dari si Hidung Merah

Di lokasi selanjutnya, Dunkin tidak hanya akan mendorong penjualan minuman kopi, tetapi juga untuk mengembangkan pada jenis minuman lainnya. Toko-toko baru memiliki sistem tap untuk minuman dingin yang meliputi minuman dingin nitro, minuman dingin, kopi original-blend, kopi hitam, kopi tanpa kafein, teh hijau, dan es teh.

Dunkin Donuts juga mengirimkan pesan simbolis yang lebih kecil, bahkan ketika perusahaan menekankan banyaknya menu, ia ingin menjaga kesederhanaan dan efisiensi.

Hoffmann mengatakan bahwa kesederhanaan adalah bagian dari "strategi menyeluruh," yang berbicara kepada "luasnya dan kedalaman menu."

Dunkin Donuts memulai proses pemotongan menu dengan 10% di awal tahun ini. Dan, perusahaan semakin beralih ke solusi teknologi karena mengurangi jumlah karyawan yang diperlukan untuk bekerja di toko-toko, sebagian besar karena kekurangan tenaga kerja. Nama yang lebih pendek cocok dengan cerita penyederhanaan yang lebih luas dengan lebih sedikit item menu dan pekerja.

"Dunkin adalah versi yang lebih singkat, lebih sederhana, lebih modern," kata Weisman.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini