nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Dilanda Bencana, Jumlah Wisman Agustus 2018 Turun 1,93%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 14:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 01 320 1958028 indonesia-dilanda-bencana-jumlah-wisman-agustus-2018-turun-1-93-v5kQweLOXK.jpeg BPS (Foto: Yohana/ Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sebanyak 1,39 juta pada Agustus 2018. Jumlah tersebut mengalami penurunan 1,93% dibandingkan kunjungan wisman pada Juli 2018 yang sebanyak 1,54 juta.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menjelaskan, penyebab penurunan wisman yakni bencana alam yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada beberapa waktu lalu. Kondisi ini membuat penurunan tajam wisman di bandara internasional Lombok yakni Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.

"Penurunan wisman terbesar di bandara Lombok sebesar 69,18%. Seperti diketahui dalam bulan tersebut terjadi bencana gempa bumi di Lombok," jelas Kecuk di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (1/10/2018).

Baca Juga: Dana Penanganan Bencana Rp560 Miliar untuk Sulawesi Cair Hari Ini

Jumlah wisman melalui bandara tersebut tercatat sebanyak 4.308 wisman pada Agustus 2018, menurun dibandingkan Juli 2018 yang sebanyak 13.980 wisman.

Kondisi penurunan ini juga dibarengi dengan berkurangnya wisman di Bandara Internaional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Di mana terjadi penurunan terbesar kedua yakni 8,37%, di mana jumlah wisman pada Juli 2018 sebanyak 624 ribu jadi 572 ribu di Agustus 2018.

Sebaliknya, terjadi peningkatan signifikan pada Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Hal ini dipicu adanya momen internasional Asian Games 2018.

Libur Idul Adha, Prajurit TNI Tetap Bekerja Bantu Korban Gempa Lombok 

"Di sana (Palembang) ada event Asian Games. Jumlahnya mungkin tidak besar yakni 2.263 wisman tapi persentasenya naik 90,97% dari Juli 2018 sebanyak 1.185 wisman," jelasnya.

Sementara untuk kunjungan wisman menurut kebangsaan, China menjadi yang terbanyak dengan total 215,2 ribu pengunjung. Kemudian disusul negara Malaysia sebanyak 210,1 ribu, Timor Leste sebanyak 169,8 ribu, lalu Singapura sebanyak 153 ribu, dan Australia sebanyak 115,1 ribu pengunjung.

"Lima negara ini tidak berubah dari bulan ke bulan, mungkin hanya ada pergeseran jumlah tertinggi, tapi di Agustus ini paling tinggi dari Tiongkok (China)," jelasnya.

Baca Juga: Pascagempa, Listrik di Kota Palu Masih Padam

Adapun, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia terbanyak melalui udara yakni 1 juta, jalur laut sebanyak 281,1 ribu, dan jalur darat sebanyak 224,1 ribu.

Melalui jalur udara, terbanyak masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sebesar 572 ribu kunjungan. Kemudian Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang sebanyak 308 ribu kunjungan dan Bandara Juanda, Surabaya sebanyak 34 ribu kunjungan.

Jalur laut melalui pelabuhan Batam menjadi terbanyak yakni 159 ribu pengunjung, kemudian pelabuhan Tanjung Uban sebanyak 57 ribu dan pelabuhan Tanjung Pinang sebanyak 12 ribu kunjungan.

Libur Idul Adha, Prajurit TNI Tetap Bekerja Bantu Korban Gempa Lombok 

Melalui jalur darat terbanyak Jayapura sebanyak 6,6 ribu, Atambua sebanyak 6,5 ribu dan Entikong sebanyak 1,4 ribu kunjungan.

Sementara itu, secara kumulatif dari Januari-Agustus 2018, jumlah kunjungan wisman meningkat sebanyak 12,30% atau menjadi 10,58 juta kunjungan, dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar 9,42 juta kunjungan.

"Tentunya berhadap jumlah wisman akan terus meningkat. Banyak upaya dilakukan Kementerian Pariwisata, apalagi jumlah spot luar biasa di Indonesia, pemasaran harus lebih dipacu untuk spot-spot yang belum jadi interest utama," pungkasnya.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini