nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPO, Estika Tata Tiara Lepas 20% Saham

Kamis 04 Oktober 2018 11:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 04 278 1959531 ipo-estika-tata-tiara-lepas-20-saham-SkshlEJIrY.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Ramaikan perusahaan yang tercatat di pasar modal, PT Estika Tata Tiara atau Kibif berencana untuk melepas 20% sahamnya ke publik melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) yang ditargetkan dilakukan pada awal Desember 2018.

Direktur Utama PT Estika Tata Tiara, Yustinus Sadmoko mengatakan, pihaknya belum menentukan kisaran harga penawaran dan target dana yang akan diraih dalam IPO tersebut. Perseroan menargetkan pelaksanaan IPO saham pada 4 Desember 2018.

”Kami masih awal ya, belum sampai ke arah itu nanti semuanya akan dipaparkan lebih lanjut melalui public expose. Jadi targetnya sekarang masih dihitung," ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

 Baca Juga: IPO, Superkrane Pasang Harga di Rp700/Saham

Kibif merupakan pelopor usaha dengan bisnis model terintegrasi dari hulu ke hilir, yang tidak hanya terbatas pada pengolahan dan perdagangan sapi, ayam, ikan, frozen dough, agribisnis, peternakan, serta kegiatan produksi, dan distribusi makanan olahan bermerek.

 

Lebih lanjut, alasan utama perseroan melakukan IPO mencari sumber pendanaan yang relatif murah. Selain itu, dana dari hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan dan modal kerja bisnis perusahaan salah satunya menambah kapasitas produksi dan penetrasi produk yang lebih luas.

”Jadi kami tidak lagi terus menagndalkan dana dari perbankan dan juga milik owner, jadi lewat pasar modal sebagai alternatifnya. Selanjutnya kami mau nambah base produk kami misalnya dari daging ke ikan maupun ayam dan tepung," tambahnya.

Baca Juga: BEI: Ada 23 Perusahaan Lagi yang Siap IPO

Kibif menggunakan laporan keuangan Juni 2018 dalam rencana IPO tersebut dan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi ini.

Saat ini perusahaan yang memproduksi daging olahan beku yang juga bermerek Kibif ini memiliki sekitar 5 pabrik dan pengolahan yang masih beroperasi. Diperkirakan paska IPO ini perusahaan dapat meningkatkan kapasitas produksinya hingga 4 kali lipat dari saat ini.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini