SURABAYA - Rupiah dan perekonomian Indonesia kini tengah dalam tren penurunan setelah mencapai level Rp15.200 per USD. Masyarakat pun diimbau tetap tenang dalam kondisi seperti itu.
Pengamat Komunikasi Publik Adi Suparto menjelaskan bahwa menurunnya perekonomian Indonesia bukan menjadi acuan ketidakmampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Beredarnya meme dan ujaran di media sosial justru akan makin membuat gaduh negara.
"Seharusnya masyarakat mempercayakan pemerintah dalam menangani permasalahan ekonomi, sebagaimana diamanatkan undang-undang. Bukan malah sebaliknya membuat Meme yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," kata Adi usai acara diskusi yang selenggarakan Jalan Media Komunikasi (JMC) dengan tema 'Memerangi Hoax Dalam Rangka Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional' yang digelar di Hotel Rolling Stone, Surabaya, Rabu (10/10/2018).
Adi juga menyadari, memasuki tahun politik isu ekonomi kerap dijadikan ajang untuk menyudutkan pemerintahan guna mendapatkan simpati publik. Kendati demikian masyarakat juga harus obyektif dalam menyikapi persoalan tersebut.