nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Caranya agar Diaspora 'Rela' Tinggalkan Gaji Besar demi Jadi CPNS

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 07:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 11 320 1962864 begini-caranya-agar-diaspora-rela-tinggalkan-gaji-besar-demi-jadi-cpns-xpUaWsUox0.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Formasi khusus diaspora pada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 ini tidak terlalu diminati oleh pendaftar. Pasalnya dari 4 juta orang yang sudah mendaftar, hanya 52 pelamar diaspora yang mendaftarkan diri pada CPNS 2018.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohamad Ridwan mengatakan, jumlah pelamar diaspora yang berminat menjadi PNS memang sangat kecil. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bisa lebih kreatif mempromosikan formasi ini.

Baca Juga: 5 Fakta Seleksi CPNS 2018, Cari ASN Berkualitas hingga Peminat Sampai 4 Juta

Menurut Ridwan, promosi-promosi yang dilakukan harus bisa menarik minat para tenaga diaspora. Misalnya dengan cara mengiming-imingi penelitian yang menarik atau promosi dengan menggunakan digital untuk menarik tenaga diaspora yang mayoritas merupakan generasi Milenial.

"Peminatnya memang sedikit. LIPI dan Kemenristekdikti harus lebih menggencarkan promosi terhadap diaspora agar mau bergabung menjadi CPNS. Tanpa promosi bergaya zaman now, sulit mengharapkan mereka bergabung," ujarnya saat dihubungi Okezone.

 

Mengapa dirinya meminta kepada Kemenristekdikti dan LIPI untuk lebih kreatif, sebab dua lembaga itulah yang menginginkan tenaga Diaspora dalam formasi CPNS. Sehingga instansi itu pula lah yang harus bisa menarik minat masyarakat agar mau masuk dan mendaftar CPNS.

"Yang tahu kebutuhan formasi diaspora adalah Kemenpan-RB, LIPI, dan Kemenristekdikti," ucapnya.

Baca Juga: Pelamar CPNS Sampai 4,05 Juta, Diaspora Hanya 52 Orang

Dirinya percaya jika formasi diaspora ini dipromosikan dengan baik, maka akan mendapatkan banyak respons yang baik dari pelamar. Sebab, dirinya percaya jika kedekatan keluarga akan menjadi faktor kunci para diaspora berpindah karier menjadi PNS di dalam negeri.

Selain itu menurutnya, iklim penelitian di dalam negeri juga diproyeksikan akan menarik minat tenaga diaspora untuk mendaftar CPNS. Sebab menurutnya, iklim penelitian dalam negeri jauh lebih menantang dibandingkan harus berkarir diluar negeri.

 

Akan tetapi, jika promosi yang dilakukan tetap tidak menarik, kecil kemungkinan tenaga diaspora mau mendaftarkan dirinya sebagai PNS. Sebab, penghasilan yang didapat diluar negeri jauh lebih besar dibandingkan harus menjadi seorang abdi negara.

"Namun demikian, insentif untuk peneliti diaspora tidak harus berupa materi. Iklim penelitian yang lebih menarik dan menantang," jelasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini