Share

4 Tahun Jokowi-JK, Ada 98 Titik BBM Satu Harga

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 24 320 1968254 4-tahun-jokowi-jk-ada-98-titik-bbm-satu-harga-IG3yMXSB8d.jpg Ilustrasi: Foto Koran Sindo

JAKARTA - Selama empat tahun, pemerintah terus mendorong ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terpencil Indonesia. Salah satu program yang dicanangkan adalah BBM satu harga.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, selama empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK), pihaknya telah membangun 98 titik BBM satu harga. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah mengingat program tersebut masih akan dijalankan hingga tahun depan.

Adapun rinciannya adalah tahun 2017 lalu sudah dibangun sekitar 57 titik. Sedangkan dirinya menargetkan tahun ini 73 titik bisa terbangun hingga akhir tahun nanti.

"Tahun lalu sudah dibangun di 57 titik. Tahun ini 73 dan sampai hari ini selesai 41, jadi total 98 titik. Akhir tahun ini mudah-mudahan 130 titik," ujarnya dalam acara Forum Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Baca Juga: Bintuni Papua Barat Kini Bisa Nikmati Program BBM Satu Harga

Jonan melanjutkan, pada tahun depan ada sekitar 30 titik BBM satu harga lagi yang akan dibangun. Artinya pada tahun depan, 160 titik BBM satu harga bisa terbangun.

"Targetnya sampai 2019 ada 160 titik. Berarti ada 160 kecamatan yang enggak memiliki SPBU," ucapnya.

Baca Juga: Cara Pertamina Jaga Pasokan BBM di Wilayah Terpencil

Menurut Jonan, dibangunnya stasiun pengisian bahan bakar lewat program BBM satu harga tersebut bertujuan untuk menyediakan keadilan energi. Sebab menurutnya, selama ini Indonesia wilayah terpencil di luar pulau Jawa sering kali menghadapi masalah harga jual BBM.

Baca Juga: Realisasi Penyaluran BBM Satu Harga Baru 25 Titik

Harga jual BBM di luar pulau Jawa seringkali berada di atas batas wajar. Jika di pulau Jawa BBM dijual dengan harga Rp5.000 an per liter, namun di pulau luar Jawa justru harga jual BBM-nya bisa diatas harga tersebut.

"Yang pertama tentang BBM satu harga, bahwa kita harus membuat pemanfaatan energi berkeadilan. Salah satu adalah ketersediaan di sampingnya keterjangkauan harga," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini