Trade Expo, LPEI Jajal Rambah Pasar Ekspor ke Afrika

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 25 Oktober 2018 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 25 320 1968748 trade-expo-lpei-jajal-rambah-pasar-ekspor-ke-afrika-kvl5Eu4JQD.jpg Produk UMKM (Foto: Okezone)

TANGERANG - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memfasilitasi UKM bertemu dengan calon pembeli di acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2018. Diharapkan dengan jalan ini, UKM dapat mengekspor produknya.

Direktur Eksekutif LPEI Sinthya Roesly mengatakan, UKM yang mendapat fasilitan sudah melalui pelatihan dengan klasifikasi, di mana harus memiliki produk berorientasi ekspor unggulan, memiliki staf minimal 3 orang, memiliki email, telah memiliki pasar baik domestik maupun luar negeri (indirect export), familiar dengan transaksi elektronik / marketplace.

Pasalnya, UKM yang dipertemukan langsung dengan pembeli luar negeri pada acara TEI ini, diharapkan dapat menjadi peluang besar bagi UKM untuk melangkah menjadi eksportir langsung.

Baca Juga: Jokowi Ingin Produk Ekspor RI Selalu Baru dan Kemasan Menarik

“Melalui program ini, LPEI melakukan pendampingan, pelatihan packaging, bagaimana membuat desain yang baik, bagaimana memasarkan, juga bagaimana meng-handle order. Ini sudah kami lakukan sejak 2015," papar Sinthya, dalam keterangan tertulisnya, Tangerang, Kamis (25/10/2018).

Melalui TEI 2018, tambah Sinthya, paling tidak buyer sudah melihat kalau produk Indonesia mempunyai kualitas yang cukup baik dan berikutnya penjualan dari binaan LPEI bisa meningkat. Apalagi LPEI telah mendapatkan informasi, sudah ada yang berpotensi mendapatkan buyer, sudah ada yang janji, sudah ada yang mau order.

Intip Hasil Karya Kreatif UMKM pada Karya Kreatif Indonesia 2018

"Kami mencatat, binaan kami pada sektor furniture dari Jepara itu sudah menjual produknya secara online lewat Alibaba dan itu berhasil. Negara tujuannya juga bermacam-macam. Seperti dari Jepang, Korea, Australia, Eropa, dan Amerika Serikat serta negara-negara Timur Tengah dan Asean. Jadi, merambah ke berbagai negara, ke depan kami memang mau mencoba mendorong untuk lebih masuk ke pasar Afrika sebagai negara nontradisional market," jelasnya di sela-sela acara TEI 2018.

Baca Juga: Mendag Siap Copot Jabatan Atase Perdagangan Jika Transaksi TEI 2018 Tak Capai Target

TEI 2018 ditargetkan diikuti oleh 1.110 peserta dengan jumlah 28.000 pengunjung, dan LPEI berharap mendapatkan pembeli luar negeri dari mitra binaan yang diikutsertakan dalam TEI. Pada 2017, sekitar 40% UKM CPNE berhasil menjadi eksportir setelah mengikuti TEI. Pengunjung ditargetkan berasal dari kalangan investor, importir, distributor, wholesaler, retailer, buying agent, serta pengunjung umum.

Intip Hasil Karya Kreatif UMKM pada Karya Kreatif Indonesia 2018

Pada pameran produk ekspor Indonesia bertaraf internasional dengan fokus business to business ini, LPEI akan memfasilitasi sebanyak 44 UKM mitra binaan siap ekspor. UKM tersebut berkategori multi produk, yaitu HandyCraft, Garment dan Food & Beverage.

Sebagai lembaga khusus milik pemerintah, LPEI diberi mandat oleh Kementerian Keuangan sebagai fiscal tools pemerintah yang mendukung kinerja ekspor nasional melalui Pembiayaan Ekspor Nasional (PEN). Strategi dan program kerja LPEI beriringan dengan strategi dan program ekspor pemerintah yang menitikberatkan pada 2 hal yaitu peningkatan daya saing dan diversifikasi pasar produk ekspor.

 (Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini