Jim Whiteshurst, CEO Red Hat yang Hasilkan Rp45,6 Triliun dalam Satu Dekade

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Sabtu 03 November 2018 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 03 320 1972852 jim-whiteshurst-ceo-red-hat-yang-hasilkan-rp45-6-triliun-dalam-satu-dekade-k7QnWHFXag.jpg Jim Whitehurst (Foto: Forbes)

JAKARTA – Jim Whiteshurst adalah CEO perusahaan IT, Red Hat yang mampu meningkatkan pendapatan perusahaan yang hanya sekitar USD500 juta menjadi USD3 miliar atau setara Rp45,6 triliun (Rp15.200 per USD).

Baca Juga: 10 Fakta Ma Huateng, si 'Kuda' yang Punya Harta Rp498 Triliun

Jim Whiteshurst merupakan pimpinan dan CEO Red Hat, provider terdepan untuk sumber terbuka solusi dan layanan software IT. Dengan latar belakang business development, finance, dan global operation, Whiteshurst membuktikan dirinya mampu meningkatkan kesejahteraan perusahaan di saat-saat genting.

Whiteshurt memulai kariernya di tahun 1989 di Boston Consulting Group sebagai pengembang pimpinan perusahaan di Chicago, Hong Kong, dan Shanghai, dan partner di Atlanta dengan begitu banyak klien. Tak hanya itu, Whiteshurst menjadi Chief Operating Officer selama 6 tahun di Delta Air Lines. Demikian dilansir dari website resmi Red Hat (2/11/2018).

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

Menurut data yang dirangkum Okezone, Whiteshurst yang mendapatkan gelar MBA di Harvard Business School di tahun 1994, menjadikan Red Hat perusahaan dengan pendapatan USD1 miliar pertama dalam bidang sumber terbuka software di tahun 2012. Tak hanya itu, Whiteshurst mampu membangkitkan pendapatan perusahaan yang hanya USD500 juta di tahun 2008 menjadi lebih dari USD3 miliar dalam satu dekade.

Baca Juga: Yang Huiyan, Wanita Terkaya dan Termuda China Miliki Rp259 Triliun

Dalam kepemimpinannya, Red Hat menjadi Perusahaan Paling Inovatif di Dunia versi Forbes di tahun 2012, 2014 berturut-turut hingga tahun 2018. Di tahun 2015 lalu, Whiteshurst menerbitkan buku pertamanya yang bekerjasama dengan Harvard Business Review Press dengan judul “The Open Organization: Igniting Passion and Performance” yang menuliskan tentang prinsip terbuka dalam manajemen berdasarkan transparansi, partisipasi, dan komunikasi dengan penjualan lebih dari 42 ribu eksemplar, dengan lebih dari 130 artikel pers termasuk Forbes, Fortune, dan Fast Company, dan terdaftar sebagai Top 10 Creative Leadership Book di tahun 2015 versi Forbes.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini