JAKARTA - Insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan utara Karawang Senin lalu masih perbincangan hangat di tanah air. Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 itu jatuh setelah beberapa menit lepas landas dari Bandara Sokearno-Hatta. Nah, selain Boeing, ternyata ada beberapa pabrikan pesawat komersial yang ada di industri penerbangan dunia. Simak di sini!
Di Indonesia, banyak maskapai menggunakan pesawat pabrikan Boeing dan juga produsen lain. Nah, kali ini CekAja.com akan mengulas tentang produsen-produsen pesawat komersial paling populer di seluruh dunia. Yuk cek!
Baca Juga: Pesawat Lion Air Jatuh, Intensifikasi Uji Kelaikan Terbang Ditingkatkan
Boeing, Amerika Serikat
Produsen pesawat satu ini boleh dibilang paling senior dan terbesar di dunia ketimbang perusahaan pembuat pesawat lain. Boeing didirikan pada 15 Juli 1916 oleh William Boeing di Seattle, Amerika Serikat.
Bersama rekannya, George Conrad Westervelt, mereka mendirikan perusahaan pabrik pesawat yang dinamakan Pacific Aeor Products. Perusahaan ini memiliki dua divisi utama yakni Boeing Integrated Defense Systems (IDS) yang bertanggung jawab membuat pesawat militer dan angkasa.
Sementara untuk komersialnya, ada Boeing Commercial Airplanes (BCA). Divisi inilah yang memproduksi pesawat-pesawat yang bisa digunakan oleh masyarakat pada umumnya.

Airbus, Prancis
Bermarkas di Toulouse, Prancis, Airbus S.A.S menjelma menjadi salah satu produsen pesawat terbesar dunia. Airbus didirikan pada 1970 untuk menyaingi beberapa produsen pesawat seperti Boeing.
Pembentukan Airbus S.A.S tersebut terlaksana setelah adanya persetujuan antara Aerospatiale (Prancis) dan Deutsche Aeorspace (Jerman) dan disusul oleh CASA (Spanyol) pada 1971 untuk mengembangkan Airbus A300. Adapun, salah satu produk andalan Airbus adalah A380.
Di dunia penerbangan, dua perusahaan yakni Boeing dan Airbus memang kerap diidentikan selalu bersaing satu sama lain. Namun, keduanya sebetulnya memiliki karakter dan perbedaan masing-masing.
Baca Juga: Fakta-Fakta Kontroversial Gaji Pilot Lion Air Rp3,7 juta
Sukhoi, Rusia
Ada yang masih ingat ketika sebuah pesawat jatuh di Gunung Salak, Jawa Barat pada Mei 2012? Ya, pesawat tersebut merupakan buatan Sukhoi yang berbasis di Rusia.
Sukhoi merupakan produsen pesawat tempur militer Rusia yang didirikan oleh Pavel Sukhoi pada 1939 yang saat ini dikenali sebagai Sukhoi Corporation.
Dari sekian banyak jenis pesawat buatan Sukhoi, salah satu produk andalannya adalah Sukho Superjet 100 dengan kapasitas penumpang mencapai 75-95 orang. Adapun jarak jelajahnya mencapai 3.000-4.500 kilometer.
Sayangnya, pesawat Sukhoi andalannya ini harus menerima kenyataan pahit setelah insiden menabrak Gunung Salak saat uji coba pemberangkatan dari Bandar Udara Halim Perdana Kusuma di Jakarta. Adapun puing-puingnya baru ditemukan keesokan harinya pada 10 Mei 2012.