Pengalaman Presiden Jokowi Naik Kereta MRT Jakarta

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 06 320 1973967 pengalaman-presiden-jokowi-naik-kereta-mrt-jakarta-7Kca6QXKrU.jpg Foto: Jokowi Tinjau MRT (Giri/Okezone)

JAKARTA - Empat bulan jelang pengoperasian kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal kereta MRT pada hari ini.

Ini kali pertama Jokowi menjajal secara langsung kereta MRT fase I yang menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia menuju Lebak Bulus.

Presiden Jokowi mengatakan, kereta MRT yang ditunggangi ini begitu nyaman. Bahkan sepanjang perjalanan dari Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus tidak ada suara bising yang terdengar dari dalam kereta.

"Uji coba terus dan ya saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km/jam. Suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya. Tidak terdengar dan treatment sangat bagus sekali," ujarnya saat ditemui di Depo Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Tarif MRT Rp8.000-Rp9.000

Menurut Jokowi, bagusnya kualitas kereta tidak terlepas dari cara perawatan dan pengerjaan dari kereta MRT terbilang cukup bagus. Seluruh perawatan di depo kereta Lebak Bulus dilakukan dengan baik dan profesional. Ditambah lagi, kereta ini juga dioperasikan tidak menggunakan masinis melainkan melalui operator yang ada di gedung main control dekat depo Stasiun Lebak Bulus.

"Sekarang kita berada di Depo Lebak Bulus di sinilah kereta itu berhenti dan dipelihara maintenance di depo ini main control di gedung sebelah kita ini," ucapnya.

 

Jokowi juga menyebutkan jika saat ini progres kereta MRT terus mengalami kemajuan. Saat ini sendiri progres kereta MRT sudah mencapai angka 97% atau kurang 3% lagi untuk bisa beroperasi.

Jokowi berharap jika proyek ini bisa dikebut pengerjaannya tanpa mengurangi aspek keselamatan sedikitpun, sehingga target operasional pada pertengahan Maret 2019 bisa terealisasi dan bisa segera dinikmati oleh masyarakat.

"Kita sama-sama mencoba MRT dari Bundaran HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 kilometer. Proyek ini telah selesai 97% kurang hanya 3% kita harapkan nantinya di Maret 2019 sudah mulai operasional dengan uji coba terus," ucapnya.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Ingin MRT Tahap II Dibangun Awal 2019

Sebagai informasi, update pembangunan konstruksi proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase satu yang menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI saat ini sudah mencapai 97,08%. Angka tersebut mengalami kemajuan dibandingkan progres fisik per akhir September lalu yang hanya sekitar 96,53%.

Adapun rinciannya adalah pembangunan stasiun layang (elevated) sebesar 96,20%. Sedangkan progres konstruksi underground atau bawah tanah sudah mencapai 97,96%.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan saat ini seluruh pekerjaan kosntruksi dari MRT Jakartya sudah memasuki tahap finishing alias penylesaian. Dirinya optimis MRT Jakarta bisa beroperasi tepat waktu yakni pada Maret 2019.

"Progres MRT Jakarta terus bergerak hari ini progres kita 97,08%. Elevetade 96,20% dan underground 97,96. Kita empat bulan menuju pengoperasian MRT Jakarta. Ini sudah masuk pekerjaan pekerjaan finishing," ujarnya beberapa waktu lalu.

 

William menambahkan dengan semakin dekatnya waktu pengoperasian dari MRT Jakarta, sambil menyelesaikan pengerjaan konstruksi, pihaknya juga tengah fokus untuk menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan rencana operasional. Salah satu yang tengah dijalani saat ini adalah bagaimana uji coba sistem terhadap kereta MRT Jakarta.

Selain itu beberapa kereta juga akan didatangkan kembali dalam waktu dekat. Pada bulan ini akan didatangi 3 set kerata lagi dan 3 kereta lagi pada bulan berikutnya.

"Sekarang kita SAT, tetap 8 Desember kita uji coba kereta di jalur utama. Kita masih on time diharapkan akhir Desember parcial train run. kita mengupayakan agar situasinya tetap on time," ucapnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini